Gunung Anak Krakatau Erupsi, Abu Vulkanik Menyebar hingga Jakarta dan Bengkulu
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan keselamatan operasional penerbangan tetap menjadi prioritas dalam menghadapi dinamika erupsi Gunung Anak Krakatau.
Perum LPPNPI kemudian mempublikasikan NOTAM sebagai pemberitahuan resmi dan mendesak terkait perubahan kondisi operasional maupun potensi bahaya penerbangan.
Penerbitan NOTAM melengkapi peringatan dini Volcanic Ash Advisory dan SIGMET yang dirilis BMKG secara berkala. Dengan demikian, para pemangku kepentingan penerbangan dapat merespons perubahan kondisi ruang udara secara terukur dan terkoordinasi.
Di sisi lain, BMKG juga melakukan pemantauan terhadap kondisi laut di sekitar Selat Sunda. Plh Deputi Bidang Geofisika BMKG Ardhasena Sopaheluwakan mengatakan, pemantauan terhadap 20 sensor tsunami gauge hingga pukul 07.00 WIB tidak menunjukkan adanya anomali muka air laut.
Analisis menggunakan teknologi High-Frequency (HF) Radar Array di Carita dan Tanjung Lesung juga menunjukkan probabilitas tsunami pada saat itu berada pada tingkat rendah, yakni di bawah 40 persen. Tinggi gelombang laut masih berada di kisaran satu meter.