Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Menteri Kesehatan Ingatkan Bahaya Abu Krakatau pada Organ Pernapasan, Mata, dan Kulit
Advertisement . Scroll to see content

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Ternyata Sudah Berstatus Siaga sejak Juli 2026

Minggu, 06 September 2026 - 13:24:00 WIB
Gunung Anak Krakatau Erupsi, Ternyata Sudah Berstatus Siaga sejak Juli 2026
Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau (dok. istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

"Sebenarnya sejak 2 Juli 2026 statusnya sudah ditetapkan PVMBG Gunung Anak Krakatau pada level 3 atau siaga ya. Sehingga sekarang baru di tanggal 4 September pukul 23.07 WIB ini gunung apinya mengalami erupsi yang menerus," ujarnya.

Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) langsung menggelar operasi modifikasi cuaca (OMC) pada Minggu (6/9/2026) hari ini. Langkah ini diambil menyusul meluasnya sebaran abu vulkanik dampak erupsi Gunung Anak Krakatau, yang masuk ke sejumlah wilayah khususnya Jakarta dan sekitarnya. 

"Hari ini juga kita melaksanakan operasi modifikasi cuaca," kata Kepala BNPB Suharyanto. 

Ada dua teknik untuk OMC yang akan dilakukan pada hari ini. Pertama, operasi diarahkan untuk mendatangkan hujan yang cukup deras. Harapannya abu vulkanik yang sudah menyebar ke sejumlah wilayah ini bisa segera luruh. 

Namun, mengingat potensi awan hujan di musim kemarau ini sulit terbentuk, BNPB memiliki opsi teknik lain dalam operasi modifikasi cuaca ini. 

"Apabila tidak ada pertumbuhan awan hujan, ini kami dengan BMKG juga sepakat untuk menggunakan metode water mist (penyemprotan butiran air) yaitu untuk mengurai partikel abu yang berbahaya," ujar Suharyanto.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut