Gunung Semeru Alami 17 Kali Gempa Letusan, Warga Diminta Tak Beraktivitas di Besuk Kobokan
JAKARTA, iNews.id - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat Gunung Semeru yang berada di Lumajang, Jawa Timur mengalami 17 kali gempa letusan hari ini, 20 Juni 2022. Masyarakat diminta untuk waspada.
“Kegempaan 17 kali gempa letusan dengan amplitudo 14-22 mm, dengan amplitudo 12-22 mm, dan lama gempa 65-150 detik. 1 kali gempa Hembusan dengan amplitudo 7 mm, dan lama gempa 60 detik. 4 kali Harmonik dengan amplitudo 2-16 mm, dan lama gempa 110-1795 detik,” dikutip dari laman resmi PVMBG, Senin (20/6/2022).
Sementara itu, PVMBG mengatakan terpantau gunung api terlihat jelas hingga tertutup Kabut 0-III. Asap kawah tidak teramati. Cuaca berawan hingga mendung, angin lemah ke arah timur laut.
PVMBG mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi).
Penampakan Gunung Semeru Status Siaga Keluarkan Asap Tebal
“Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak,” imbaunya.
Pemprov Jatim Targetkan Proyek Huntap Korban Erupsi Gunung Semeru Selesai 11 Juni 2022
Kemudian, masyarakat juga diminta tidak beraktivitas dalam radius 5 Km dari kawah/puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar).
Selain itu, PVMBG meminta agar masyarakat tetap mewaspadai potensi awan panas guguran (APG), guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru.
Terdakwa Penendang Sesajen di Gunung Semeru Divonis 10 Bulan Penjara
“Terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan,” kata PVMBG.
Editor: Faieq Hidayat