Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Viral Air Laut Perairan Banten Surut Picu Kekhawatiran Tsunami, Ini Penjelasan Badan Geologi
Advertisement . Scroll to see content

Gunung Semeru Erupsi 2 Kali Pagi Ini, Kolom Abu Capai 1 Km

Selasa, 15 September 2026 - 06:51:00 WIB
Gunung Semeru Erupsi 2 Kali Pagi Ini, Kolom Abu Capai 1 Km
Gunung Semeru erupsi pada Selasa (15/9/2026). (Foto: ist)
Advertisement . Scroll to see content

LUMAJANG, iNews.id -Gunung Semeru di Jawa Timur erupsi dua kali pada Selasa (15/9/2026) pagi. Letusan pertama terjadi pukul 04.32 WIB, kemudian disusul erupsi kedua pukul 05.27 WIB.

Pada erupsi pertama, kolom abu teramati mencapai sekitar 1.000 meter di atas puncak atau sekitar 4.676 meter di atas permukaan laut. Kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan bergerak ke arah barat daya.

Erupsi pertama tercatat pada seismogram dengan amplitudo maksimum 23 mm dan berlangsung sekitar 2 menit 41 detik. Letusan tersebut juga disertai suara gemuruh sedang.

Selanjutnya, erupsi kedua terjadi pukul 05.27 WIB. Kolom abu teramati setinggi sekitar 800 meter di atas puncak atau sekitar 4.476 meter di atas permukaan laut. Abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan mengarah ke timur serta tenggara.

“Telah terjadi erupsi G. Semeru, Jawa Timur pada tanggal 15 September 2026 pukul 05:27 WIB dengan tinggi kolom abu teramati ± 800 m di atas puncak (± 4.476 m di atas permukaan laut). Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah timur dan tenggara,” tulis PVMBG dalam laporan erupsi Gunung Semeru.

Erupsi kedua terekam pada seismogram dengan amplitudo maksimum 23 mm dan durasi sekitar 2 menit 22 detik.

Gunung Semeru saat ini masih berstatus Level III atau Siaga. PVMBG meminta masyarakat tidak melakukan aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan hingga jarak 13 kilometer dari puncak.

Masyarakat di luar radius tersebut juga diminta tidak beraktivitas dalam jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan. Wilayah tersebut berpotensi terdampak perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.

PVMBG juga mengingatkan masyarakat terhadap potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai atau lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru. Area yang perlu diwaspadai terutama Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat.

“Masyarakat dilarang beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah atau puncak Gunung Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu pijar,” imbau PVMBG.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut