Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gunung Semeru Erupsi, Sebaran Debu Vulkanik Capai Malang hingga Lumajang
Advertisement . Scroll to see content

Abu Vulkanik Gunung Semeru Capai 15.000 Kaki, Lumajang dan Malang Terdampak

Minggu, 13 September 2026 - 16:45:00 WIB
Abu Vulkanik Gunung Semeru Capai 15.000 Kaki, Lumajang dan Malang Terdampak
Abu vulkanik dari erupsi Gunung Semeru mencapai 15.000 kaki dan menyebar ke wilayah Lumajang hingga Malang, Minggu 913/9/2026). (Foto: ESDM)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Semeru, Minggu (13/9/2026), mencapai ketinggian 15.000 kaki atau sekitar 4,5 kilometer (km).

Berdasarkan analisis citra RGB Himawari-9 pada pukul 10.00 WIB, sebaran debu vulkanik Gunung Semeru teridentifikasi bergerak ke arah utara. Sebaran tersebut mencakup sebagian kecil wilayah Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang.

“Sebaran abu vulkanik teridentifikasi dari Gunung Semeru hingga ketinggian 15.000 kaki (4,5 km) teramati ke arah utara, mencakup sebagian kecil Kab. Malang dan Kab Lumajang,” tulis BMKG melalui laman resminya.

Sebelumnya, Gunung Semeru dilaporkan mengalami erupsi pada pukul 06.20 WIB. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan tinggi kolom abu mencapai sekitar 900 meter di atas puncak atau sekitar 4.576 meter di atas permukaan laut.

Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal. Arah abu condong ke utara dan timur laut. Erupsi tersebut terekam pada seismogram dengan amplitudo maksimum 23 milimeter dan durasi sekitar 2 menit 25 detik.

“Telah terjadi erupsi G. Semeru, Jawa Timur pada tanggal 13 September 2026 pukul 06:20 WIB dengan tinggi kolom abu teramati ± 900 m di atas puncak (± 4.576 m di atas permukaan laut),” tulis PVMBG dalam Informasi Erupsi Gunung Semeru.

Gunung Semeru saat ini masih berstatus Level III atau Siaga. PVMBG mengimbau masyarakat mematuhi rekomendasi keselamatan serta mengikuti perkembangan aktivitas gunung api melalui informasi resmi.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut