Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Guru Besar UGM Usul Konsep Baru Ambang Batas Parlemen, Mirip Liga Champions
Advertisement . Scroll to see content

Guru Besar UGM Usul Indonesia Tinggalkan Sistem Proporsional Terbuka

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:53:00 WIB
Guru Besar UGM Usul Indonesia Tinggalkan Sistem Proporsional Terbuka
Guru Besar UGM Zainal Arifin Mochtar menekankan urgensi perbaikan sistem Pemilu, salah satunya dengan meninggalkan sistem proporsional terbuka. (Foto: Felldy Utama)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Guru Besar Hukum Tata Negara Universitas Gadjah Mada (UGM), Zainal Arifin Mochtar menekankan urgensi perbaikan sistem pemilihan umum (Pemilu) di Indonesia berdasarkan hasil evaluasi dari pelaksanaan pemilu sebelumnya. 

Dia menilai, Indonesia sudah seharusnya mengonversi pelajaran dari masa lalu menjadi perbaikan sistem yang konkret, salah satunya dengan meninggalkan sistem proporsional terbuka (open-list). 

Pria yang akrab disapa Uceng ini mengusulkan agar Indonesia mulai mempertimbangkan peralihan ke sistem Mixed Member (sistem anggota campuran). 

Menurutnya, langkah ini penting untuk memastikan kandidat yang terpilih tidak hanya sekadar populer di mata publik, tetapi juga memiliki ideologi dan loyalitas yang jelas terhadap partai politik. 

"Mengganti menjadi mixed member kan sudah kayak keharusan ya, supaya mempertahankan kandidat itu bukan hanya ngetren di publik tapi juga tetap punya ideologi yang jelas ke partai," ucap Uceng usai menghadiri BimtekPartai Perindo di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (28/7/2026). 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut