Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Peserta Muktamar NU Kena Serangan Jantung, Ketua SC KH Ahmad Said Asrori Dilarikan ke RS
Advertisement . Scroll to see content

Gus Yahya Siapkan LPJ di Muktamar NU, Tebal Hampir 1.000 Halaman

Jumat, 28 Agustus 2026 - 16:07:00 WIB
Gus Yahya Siapkan LPJ di Muktamar NU, Tebal Hampir 1.000 Halaman
Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya. (Foto: TVNU Televisi Nahdlatul Ulama)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya telah menyiapkan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) kepengurusan periode 2021-2026. Dia mengungkapkan LPJ tersebut mencapai hampir 1.000 halaman.

Gus Yahya mengatakan LPJ tersebut akan disampaikan dalam forum Muktamar ke-35 NU yang digelar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Jumat (28/8/2026).

"Ya, alhamdulillah kita sudah siapkan. LPJ kita hampir 1.000 halaman," kata Gus Yahya.

Menurutnya, tebalnya LPJ tersebut tidak terlepas dari banyaknya kegiatan yang telah dijalankan PBNU selama lima tahun masa kepengurusannya.

Gus Yahya juga mengkelaim hampir seluruh target yang diamanatkan dalam Muktamar ke-34 NU di Lampung telah terpenuhi.

"Sehingga saya kira para muktamirin, PW, PC juga merasakan apa yang sudah menjadi capaian-capaian, mereka sudah menikmati hal-hal baru yang kita introduksir, yang meningkatkan kinerja, mempermudah manajemen organisasi, dan lain sebagainya," ujarnya.

Dengan berbagai capaian tersebut, Gus Yahya meyakini LPJ kepengurusan PBNU periode 2021-2026 dapat diterima oleh para muktamirin dalam Muktamar ke-35 NU.

Dia bahkan menilai tidak terdapat alasan yang dapat membuat LPJ tersebut ditolak.

"Saya kira enggak ada alasan menolaknya. Dari sisi apanya juga enggak ada ya. Kita lihat nanti," tutur dia.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut