Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Keluarga Kenang KH Abdul Wahab Hasbullah: Beliau Buktikan Muslim dan Nasionalis Tak Bertentangan
Advertisement . Scroll to see content

Gus Yahya Tegaskan Tak Ingin NU Terlibat Politik Praktis, Kembali ke Hasil Muktamar 1984

Rabu, 28 Desember 2022 - 17:24:00 WIB
Gus Yahya Tegaskan Tak Ingin NU Terlibat Politik Praktis, Kembali ke Hasil Muktamar 1984
Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf menegaskan kembali tak ingin terlibat politik praktis menjelang pemilu 2024. (Foto MPI).
Advertisement . Scroll to see content

Lebih lanjut, Gus Yahya mengatakan bahwa sistem pemerintahan NU dapat menjadi salah satu upaya untuk mengkonstruksi keorganisasian yang pas bagi NU. Sebab NU memiliki jumlah masyarakat terbesar di Indonesia. 

“Saya dapat data, katanya NU ini sudah 50,3 persen dari seluruh populasi Indonesia. Ada yang mengatakan, 59,2 persen dari populasi Muslim. Yang terakhir malah 60,2 persen dari seluruh populasi Muslim Indonesia mengaku sebagai warga NU. Ini luar biasa," kata dia.

Oleh karena itu, menurut Pengasuh Pesantren Raudlatut Thalibin Leteh, Rembang, Jawa Tengah, peran yang harus diambil oleh jajaran struktur organisasi mulai dari PBNU hingga ranting NU adalah peran pemerintahan. Dalam hal ini, NU tidak dapat mengatur atau mengendalikan warganya, sebagaimana pengurus organisasi kepada anggotanya.

“(Tetapi) yang paling pas posisi untuk organisasi (NU) adalah menyediakan layanan untuk mereka (warga NU),” katanya.

Editor: Faieq Hidayat

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut