Hadapi Tantangan Global, Ketua DPR: Parlemen Siap Berkontribusi untuk Bangun ASEAN Lebih Gesit
Puan kemudian menyoroti soal pertumbuhan ekonomi ASEAN pada tahun 2023 sebesar 4,8 persen jauh lebih tinggi dari pada pertumbuhan ekonomi dunia yang hanya naik 2,8 persen. Atas dasar itu, ia meyakini ASEAN akan menjadi epicentrum pertumbuhan.
“Namun dengan tantangan global yang belum pernah terjadi sebelumnya dan dinamika regional yang membayangi kawasan, kami juga menyadari bahwa masih banyak yang harus dilakukan dalam hal menjaga stabilitas kawasan sebagai prasyarat pembangunan,” ujar Puan.
Tantangan-tantangan yang dimaksud seperti pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19, perubahan iklim yang membuat cuaca sulit diprediksi, krisis energi dan pangan yang disebabkan oleh perang. Kemudian, tambah Puan, meningkatnya ketegangan geopolitik yang dipicu oleh konflik kepentingan.
“Oleh karena itu, sebagai anggota parlemen, kami siap memberikan dukungan politik dan bekerja dengan rekan-rekan ASEAN kami untuk melewati masa-masa sulit ini dan membangun ASEAN yang lebih gesit,” katanya.
Dia mengungkapkan, berkembangnya AIPA telah memberikan kontribusi positif untuk membangun Asia Tenggara menjadi kawasan perdamaian. Kontribusi positif lainnya, menurut Puan, termasuk stabilitas kerja sama dan pembangunan, serta penyelesaiaan isu-isu global seperti, konflik terorisme dan pemaksaan kekuasaan.