Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dasco Pastikan Pilpres 2029 Tetap Dipilih Rakyat
Advertisement . Scroll to see content

Hadiri Acara GAMKI, Bamsoet: Terapkan Nilai Luhur Pancasila dalam Kehidupan

Sabtu, 12 Oktober 2019 - 08:03:00 WIB
Hadiri Acara GAMKI, Bamsoet: Terapkan Nilai Luhur Pancasila dalam Kehidupan
Ketua MPR, Bambang Soesatyo menghadiri acara Serah Terima Kepengurusan DPP Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI), di Jakarta, Jumat (11/10/2019). (Foto: Istimewa).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Ketua MPR Bambang Soesatyo mengajak semua pihak untuk bersama-sama lebih mengenali dan memahami landasan ideologi, konstitusi, komitmen kebangsaan serta semangat kesatuan dalam perbedaan yang dimiliki oleh Bangsa Indonesia. Pancasila sebagai dasar negara, landasan ideologi, falsafah, etika moral serta alat pemersatu bangsa, UUD 1945 sebagai landasan konstitusional, NKRI sebagai konsensus harus dijunjung tinggi.

Selain itu, Bhinneka Tunggal Ika sebagai semangat pemersatu dalam untaian kemajemukan bangsa merupakan nilai-nilai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara yang harus dikenali, dipahami dan diimplementasikan.

"Sudah lama, tepatnya dimulai sejak 2004, MPR berikhtiar sosialisasi  empat pilar dalam rangka menanamkan nilai-nilai luhur bangsa kepada seluruh lapisan masyarakat," ujar Bambang dalam acara Serah Terima Kepengurusan DPP Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI), di Jakarta, Jumat (11/10/2019).

Politikus Partai Golkar yang biasa disapa Bamsoet ini mengatakan, salah satu tugas MPR, yaitu mengkaji sistem ketatanegaraan, UUD 1945 dan pelaksanaanya serta menyerap aspirasi. MPR, kata dia melalui alat kelengkapan, yakni Badan Pengkajian pada 2018 melakukan survei tentang efektivitas pelaksanaan sosialisasi empat pilar dan ketetapan MPR.

"Hasil survei menunjukan sebanyak 32,8 persen masyarakat secara nasional telah mengikuti sosialisasi empat pilar MPR yang dilakukan oleh MPR. Jika angka tersebut dikonversi sesuai dengan proyeksi BPS dan Bappenas yang menyebut jumlah penduduk Indonesia di 2018 sebanyak 265 juta, jumlahnya menyentuh 87 juta jiwa," ucapnya.

Ketua MPR, Bambang Soesatyo menghadiri acara Serah Terima Kepengurusan DPP Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI), di Jakarta, Jumat (11/10/2019). (Foto: Istimewa).

Menurutnya, hasil survei terkait NKRI kepada publik juga menunjukkan sikap positif. Sebanyak 99,1 persen publik mengaku bangga menjadi warga Indonesia. Sebanyak 99,8 persen berpendapat bahwa setiap warga negara Indonesia wajib menghormati warga lain, walaupun berbeda agama dan keyakinan.

"Salah satu pertanyaan survei yang ditanyakan kepada respoden yakni tentang paparan sosialisasi empat pilar berhasil memberikan efek ataukah tidak. Temuannya, sebanyak 65,1 persen responden mengaku mengalami perubahan pandangan dan sikap setelah mengikuti sosialisasi. Sisanya 34,9 persen mengaku tidak ada perubahan," ucapnya.

Dia mengakui MPR memerlukan dukungan pemuda untuk aktif dalam gerakan pemberdayaan masyarakat berbasis kemasyarakatan dalam perspektif kebangsaan. 

"Selain tentang kemajemukan, sebagai sebuah bangsa kita juga berada ditengah bayang-bayang tantangan kebangsaan yang berat," katanya.

Pengurus dan anggota GAMKI diharapkan terus aktif dalam kegiatan pemberdayaan dan pengabdian kepada bangsa dan negara. Tujuannya untuk mewujudkan harapan dan cita-cita bangsa yang termuat dalam Pembukaan UUD 1945.

"Sebagai langkah konkret, bisa diawali dengan menggali dan mengamalkan nilai-nilai luhur Bangsa Indonesia," katanya.

Editor: Kurnia Illahi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut