Harteknas ke-26, Jokowi Ingin RI Berdaulat di Bidang Teknologi
"Arahnya menuju green economy sudah sangat jelas. Pasar dunia akan mengarah pada green product terutama yang low carbon, resources efficient dan socially inclusive. Demikian dengan halnya digital economy, sekali lagi, kuncinya adalah teknologi," lanjut dia.
Di bidang Usaha Kecil, Mikro ddan Menengah (UMKM), pemerintah disebut telah berupaya meningkatkan kelas para pelakunya, meningkatkan akses pembiayaan, serta melakukan reskilling dan upskiling. Namun kata Jokowi hal ini tidak cukup. Menurut dia kenaika kelas UMKM di semua sektor termasuk pertanian sangat membutuhkan teknologi yang relevan.
"Sekali lagi kuncinya adalah teknologi. Oleh karena itu, momentum hari kebangkitan teknologi nasional ini harus dimanfaatkan secara maksimal untuk pengembangan teknologi nasional, apalagi momentum ini bersamaan dengan lahirnya BRIN. Ini adalah momentum untuk mempercepat kedaulatan teknologi kita dan menjadikan kita sebagai produsen teknologi," ucap Jokowi.
Lebih lanjut, Jokowi mengatakan ada ratusan ribu peneliti dan inovator Indonesia. Kemudian ada pula dispora peneliti asal Tanah Air yang berkelas dunia. Kekuatan ini harus dikonsolidasikan. Karenanya Kepala Negara meminta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) segera mengintegrasikan kekuatan dan potensi tersebut.
"BRIN harus berburu inovasi dan teknologi dari para peneliti dan inovator kita untuk diinkubasikan, diterapkan dan diindustrikan," jelasnya.