Haru! Penyandang Disabilitas hingga Pedagang Kecil Diundang ke Pernikahan Gusti Sura dan Kanjeng Dimas
Pengalaman serupa dirasakan Kholis, anggota komunitas penyandang disabilitas dari Jumapolo, Karanganyar. Dia bahkan sudah bersiap sejak siang untuk menghadiri acara tersebut.
Selama ini, Kholis hanya bisa melewati kawasan Pura Mangkunegaran tanpa pernah masuk ke dalamnya. Undangan Mangayubagyo akhirnya memberinya kesempatan untuk menjadi bagian dari perayaan pernikahan yang istimewa tersebut.
"Biasanya hanya lewat. Kalau masuk, belum pernah," ujar Kholis.

Kehadiran mereka menjadi gambaran bahwa kebahagiaan Dhaup Ageng tidak hanya dibagikan kepada keluarga dan kerabat, tetapi juga masyarakat luas.
Mengusung tema Sumambung ing Rasa, Nyawiji ing Pangestu, Mangayubagyo menjadi ruang perjumpaan bagi warga, komunitas, pelaku usaha lokal, hingga berbagai kelompok sosial untuk menyampaikan doa dan pangestu bagi Gusti Sura dan Kanjeng Dimas.
Juru Bicara Dhaup Ageng Mangkunegaran, R.Ay.T. Ayu Rosetyastuti, mengatakan kegiatan tersebut merupakan ungkapan rasa syukur keluarga yang ingin dibagikan kepada masyarakat.