Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gempa M7,1 Guncang Sabah Malaysia, Warga Singapura Panik
Advertisement . Scroll to see content

Harun Masiku Sempat ke Singapura Sebelum Red Notice Terbit

Senin, 07 Agustus 2023 - 20:32:00 WIB
Harun Masiku Sempat ke Singapura Sebelum Red Notice Terbit
Kadiv Hubinter Polri, Irjen Pol Krishna Murti, menyebut buronan KPK Harun Masiku sempat ke Singapura sebelum red notice terbit. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Polri menyebut buronan KPK, Harun Masiku, sempat melakukan perjalanan ke luar negeri sebelum red notice diterbitkan. Saat itu, Harun pergi ke Singapura.

Kadiv Hubinter Polri, Irjen Pol Krishna Murti, mengatakan pihaknya memeroleh catatan perjalanan Harun ke Singapura. Perjalanan itu terjadi pada 16 Januari 2020 lalu dan sehari setelahnya, atau 17 Januari 2020, Harun kembali lagi ke Indonesia. 

“Pada saat itu Polri dalam hal ini Div Hub Inter cq Interpol belum dimintai tolong oleh KPK, belum dikontak KPK untuk perburuan,” kata Krishna, Senin (7/8/2023).

Menurut Krishna, setelah itu KPK meminta bantuan penerbitan red notice atas nama Harun. Pihaknya pun lantas berkoordinasi dengan Interpol di Lyon, Prancis, untuk menerbitkan red notice Harun.

“Red notice tersebut baru dikeluarkan pada tanggal 30 juni 2021,” ujar Khrisna.

Krishna memerinci, red notice terhadap Harun itu terbit setelah Harun terdeteksi kembali ke Indonesia dari perjalanannya ke luar negeri.

“Nah dari apa yang kami dimintai bantuan, kami berkoordinasi dengan berbagai negara untuk pencarian yang bersangkutan, segala informasi sekecil apa pun termasuk rumor-rumor kami dalami sampai tadi kami mendeteksi yang bersangkutan kira-kira masih ada di Indonesia,” ucap Krishna.

Sebelumnya, Polri menyatakan Harun Masiku berada di Indonesia. Data pelintasan mengidentifikasikan tersangka kasus dugaan suap pergantian antar-waktu DPR itu tidak sedang di luar negeri.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut