Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mensos Targetkan Siswa Sekolah Rakyat Tembus 100.000 di 2027
Advertisement . Scroll to see content

Hashim Ungkap Asal Usul Program MBG: Digagas Prabowo sejak 2006

Minggu, 19 April 2026 - 21:30:00 WIB
Hashim Ungkap Asal Usul Program MBG: Digagas Prabowo sejak 2006
Utusan Khusus Presiden, Hashim Djojohadikusumo mengungkapkan program MBG kepedulian yang sudah dipikirkan sejak 20 tahun lalu. (Foto: tangkapan layar)
Advertisement . Scroll to see content

“Waktu itu 2006 saya ingat, 30 persen ini menurut Kementerian Kesehatan waktu itu, 30 persen anak-anak Indonesia waktu itu menderita dari kondisi namanya stunting, 30 persen. Sewaktu itu Pak Prabowo bilang ke saya, kalau ini tidak bisa ditanggulangi kondisi yang berat ini kita bisa bayangkan 20 tahun kemudian, dia bilang 30 persen angkatan kerja dari angkatan kerja Indonesia itu 30 persen adalah orang-orang yang menderita stunting, 30 persen,” ujarnya.

Hashim menekankan bahwa dampak stunting bukan sekadar masalah fisik, melainkan kapasitas intelektual. Dia membandingkan rata-rata IQ penderita stunting yang berada di angka 72, jauh di bawah rata-rata manusia normal yang berada di angka 100. 

“Sekarang 20 tahun, 20 tahun dari 2006 sekarang jangan-jangan 30 persen dari para pekerja kita di desa atau di pabrik atau di kota besar menderita dari stunting. Coba, dengan IQ rata-rata yang Saya dengar 72. Orang-orang yang stunting mereka IQ-nya rata-rata 72 dari manusia yang biasa 100,” ucap Hashim yang juga merupakan adik kandung Presiden Prabowo itu.

Karena itu, Hashim menegaskan bahwa program MBG menjadi langkah strategis untuk memutus rantai stunting dan meningkatkan kecerdasan generasi mendatang, terutama bagi anak-anak yang selama ini mengalami hambatan pertumbuhan.

Terkait pelaksanaan program MBG, Hashim tidak menampik adanya hambatan teknis di lapangan. Namun, dia menyayangkan adanya pihak-pihak yang menyerang program ini.

“MBG ada salah satu program utama dari Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Dan di sini kita lihat bahwa tulisan saja program MBG ini banyak diserang oleh kelompok-kelompok tertentu dengan fitnah dan hoax dengan kebohongan. Namun kita harus betul-betul menanggapi aspirasi dari rakyat yang benar-benar aspirasi yang tulus,” tuturnya.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut