Hasil Ekshumasi Jenazah Sutrimo: Ada Penyempitan Pembuluh Arteri Jantung
"Penyakit jantung iskemik tidak dapat disimpulkan sebagai penyebab kematian. Kafein yang ditemukan dalam tubuh dinilai dapat berperan sebagai faktor pencetus yang memperberat kondisi penyakit tersebut," kata dia.
Selain itu, tim ekshumasi juga tidak menemukan kandungan racun maupun luka akibat senjata tajam, benda tumpul, atau kekerasan.
Ahmad menjelaskan, pemeriksaan terhadap jenazah Sutrimo tidak menemukan luka akibat senjata tajam maupun benda tumpul. Tim juga tidak menemukan patah tulang yang berkaitan dengan kekerasan.
Kemudian, pemeriksaan toksikologi terhadap organ tubuh dan tanah di sekitar makam juga tidak menemukan kandungan pestisida, alkohol, arsen, maupun sianida.
"Di sisi lain, pemeriksaan menemukan adanya kafein pada berbagai organ dan jaringan tubuh," tuturnya.