Hasil Rakernas IV: Penentuan Muktamar IX Diserahkan kepada DPP PPP
JAKARTA, iNews.id - Hasil Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) IV Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyerahkan sepenuhnya pembahasan Muktamar ke-IX kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Mukernas IV dilaksanakan selama dua hari, 19-20 Juli 2019 di Serang, Banten.
"Penjadwalan pelaksanaan Muktamar ke-IX diserahkan sepenuhnya kepada DPP dengan mempertimbangkan asas manfaat dan mudarat," ujar Ketua Bidang Organisasi, Keanggotaan dan Kaderisasi (OKK) DPP PPP, Qoyyum Abdul Jabbar, di Serang, Banten, Sabtu (20/7/2019).
Pada kesempatan yang sama Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa mengatakan, tetap melanjutkan periode kepemimpinan hingga 2021 mendatang. Menurutnya, jika Muktamar dipercepat akan mengubah kalender kepengurusan partai. "Sebagai Plt, saya hanya melanjutkan sampai kepengurusan 2021," ucap Suharso.
Dia menuturkan, salah satu alasan Muktamar ke-IX tidak dipercepat karena dalam waktu dekat ada momentum pelantikan DPR, Presiden dan Pilkada Serentak 2020. PPP tidak mau mengganggu agenda hajatan politik nasional tersebut.
"Kapan itu dilakukan, pertama kami akan mempertimbangkan Pilkada 2020. Kalau kami lakukan di 2019 itu harus ada Muswil, Muscab, kami tidak mau terganggu itu. Kalau 2020 ada Pilkada. Mungkin setelah pelantikan Bupati Wali Kota," katanya.
Muktamar merupakan agenda pengambilan keputusan partai untuk memilih ketua umum definitif. Suharso sebagai Plt Ketua Umum mengisi posisi Romahurmuziy (Romy) yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus jual beli jabatan di Kementerian Agama (Kemenag). Sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai, Suharso melanjutkan kepemimpinan Ketua Umum PPP sebelumnya hingga 2021.
Editor: Kurnia Illahi