JAKARTA, iNews.id - Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono bersama Komisi IV DPR RI meninjau langsung penumpukan kapal di Pelabuhan Muara Angke, Jakarta Utara. Pemerintah berjanji segera menyelesaikan persoalan tersebut melalui perbaikan manajemen pengelolaan pelabuhan.
Saat ini, lebih dari 2.000 kapal bertumpuk di Pelabuhan Muara Angke, jauh melampaui kapasitas ideal. Kepadatan ini membuat banyak nelayan tidak bisa melaut. Penumpukan terjadi akibat cuaca buruk, persoalan perizinan kapal, serta keberadaan kapal rusak yang dibiarkan berlabuh di area pelabuhan.
Jenderal Top Iran: Tak Ada Warga AS yang Aman Jika Perang Pecah!
Dalam kunjungan tersebut, Menteri KKP didampingi Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediat Soeharto. Keduanya mendengarkan langsung keluhan nelayan dan pemilik kapal terkait sulitnya perizinan dan buruknya pengelolaan pelabuhan.
Trenggono menyatakan kapasitas pelabuhan memang tidak memadai, namun masalah utama terletak pada manajemen pengelolaan yang belum optimal. Ia meminta percepatan proses perizinan kapal agar kapal-kapal bisa segera beroperasi dan tidak terus menumpuk. Menurutnya, aktivitas di Muara Angke melibatkan ribuan pekerja dan menjadi penggerak penting roda ekonomi.
Editor: Komaruddin Bagja