HIMA PUSAKA MNC University dan DKV Paramadina Perkuat Kolaborasi Lewat Studi Banding
Dalam pemaparannya, Iwan menyampaikan bahwa industri kreatif saat ini membutuhkan lebih dari sekadar individu kreatif, tetapi juga sosok yang mampu mengarahkan ide menjadi inovasi yang memiliki dampak.
“Industri kreatif membutuhkan creative leader yang mampu menggabungkan kreativitas, kemampuan kolaborasi, serta adaptasi terhadap perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI). Kreativitas harus mampu menghasilkan nilai dan solusi,” jelasnya.
Sementara itu, Lyscha Novitasari menekankan bahwa kepemimpinan kreatif bukan hanya berkaitan dengan posisi, tetapi kemampuan untuk membangun komunikasi, menggerakkan tim, dan menciptakan kolaborasi yang efektif.
“Creative leadership adalah bagaimana seseorang dapat menginspirasi dan membawa tim untuk mencapai tujuan bersama. Dalam industri kreatif, kemampuan bekerja sama dan membangun portofolio menjadi hal yang sangat penting,” ujarnya.
Setelah sesi talkshow, kegiatan dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD) yang mempertemukan mahasiswa kedua institusi untuk membahas berbagai studi kasus organisasi dan industri kreatif. Peserta kemudian mempresentasikan hasil diskusi serta melakukan pertukaran gagasan.