Hoaks Corona Masih Marak, Polisi Ungkap 51 Kasus Baru

Felldy Utama ยท Minggu, 29 Maret 2020 - 21:53 WIB
Hoaks Corona Masih Marak, Polisi Ungkap 51 Kasus Baru

Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Pol Argo Yuwono. (Foto: iNews.id/Irfan Ma`ruf)

JAKARTA, iNews.id - Di tengah pandemi virus corona, masih banyak berita bohong atau hoaks yang disebarkan pihak tidak bertanggung jawab untuk meresahkan masyarakat. Polri mengungkap 51 kasus baru hoaks di Indonesia dalam beberapa waktu terakhir.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Hubungan Masyarakat Polri, Brigjen Pol Argo Yuwono mengatakan 51 kasus itu berhasil diungkap polisi secara tuntas. Semua tersangka dalam 51 kasus hoaks itu telah ditindak tegas.

"Sudah ada 51 kasus diungkap dan para pelaku ditindak tegas," kata Argo kepada wartawan, Minggu (29/3/2020).

Berdasarkan pemeriksaan awal, ternyata motif para pelaku penyebar berita bohong terkait virus corona ini beragam. Argo menyebut ada yang sekadar iseng. Namun ada yang mengaku menyebarkan hoaks untuk mengekspresikan atas apa yang dirasakan terhadap pemerintah dalam menangani kasus virus corona.

"Iseng, bercanda, dan ketidakpuasaan terhadap pemerintah," ujarnya

Dia kembali mengimbau kepada masyarakat agar tidak percaya dan tidak menyebarkan berita yang belum tentu kebenarannya. Argo mengingatkan apabila hal ini masih dilakukan maka mereka akan terancam Pasal 45 dan 45 (A) UU ITE dserta Pasal 14 dan 15 UU Nomor 1 1946 dengan ancaman pidana 10 tahun penjara.

"Saring sebelum sharing. Kami dari kepolisian tetap melakukan pemantauan melalui patroli siber selama 24 jam," ujarnya.

Editor : Rizal Bomantama