Ibu Kota Pindah ke Kaltim, Jakarta Dikembangkan Jadi Pusat Bisnis Skala Global

Aditya Pratama ยท Senin, 26 Agustus 2019 - 14:45 WIB
Ibu Kota Pindah ke Kaltim, Jakarta Dikembangkan Jadi Pusat Bisnis Skala Global

Desain Ibu Kota negara pengganti DKI Jakarta. Presiden Jokowi mengumumkan Ibu Kota baru akan berada di sebagian Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian Kabupaten Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur, Senin (26/8/2019). (Foto: PUPR).

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah memutuskan Kalimantan Timur sebagai lokasi Ibu Kota negara pengganti DKI Jakarta. Ibu Kota itu nantinya akan berada di sebagian Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian Kabupaten Kutai Kertanegara.

Dengan pemindahan Ibu Kota ini, Jakarta selanjutnya didesain sebagai pusat bisnis dan keuangan. Hal ini ditegaskan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Jakarta, Senin (26/8/2019).

”Jakarta akan tetap menjadi prioritas pembangunan dan terus dikembangkan menjadi kota bisnis, kota keuangan, pusat perdagangan dan pusat jasa berskala regional dan global,” kata Jokowi.

Pemprov DKI Jakarta, kata dia, juga telah merencanakan untuk melakukan urban regeneration yang dianggarkan sebesar Rp571 triliun. Rencana ini tetap terus dijalankan dan pembahasannya sudah pada level teknis dan siap dieksekusi.

Jokowi menjelaskan, rencana pemindahan Ibu Kota sudah digagas sejak lama, bahkan sedari Presiden pertama RI Soekarno. Sebagai bangsa besar yang sudah 74 tahun merdeka, Indonesia belum pernah menentukan dan merancang sendiri Ibu Kota.

”Banyak yang bertanya kenapa Ibu Kota harus pindah. Yang pertama, beban Jakarta saat ini sudah terlalu berat sebagai pusat pemerintahan, pusat bisnis, pusat keuangan, pusat perdangan dan pusat jasa,” kata.

Alasan kedua, beban Pulau Jawa yang semakin berat dengan penduduk sudah 150 juta atau 54 persen dari total penduduk Indonesia. Tidak hanya itu, 58 persen PDB ekonomi Indonesia ada di Pulau Jawa. Dengan kata lain, Pulau Jawa sebagai sumber ketahanan pangan.

”Beban ini akan semakin berat apabila Ibu Kota pindahnya di Pulau Jawa,” kata Presiden. Menurut Jokowi, kajian tentang pemindahan Ibu Kota telah diintensifkan dalam tiga tahun terakhir. Berdasarkan kajian itu, ditentukan lokasi paling ideal sebagai Ibu Kota Baru.

”Hasil kajian-kajian tersebut menyimpulkan bahwa lokasi Ibu Kota baru yg paling ideal adalah di sebagian Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian di Kabupaten Kutai Kertanegara, Provinsi Kalimantan Timur,” ujarnya.

Editor : Zen Teguh