Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sebelum Meninggal Dunia, Bayi Alena Ternyata Demam Tinggi dan Dikasih Telur Mentah
Advertisement . Scroll to see content

IDAI Angkat Bicara soal Bayi Alena Meninggal Dunia usai Diberi Telur Mentah

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:39:00 WIB
IDAI Angkat Bicara soal Bayi Alena Meninggal Dunia usai Diberi Telur Mentah
Dokter Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A, memberi peringatan untuk tidak membeirkan telur mentah ke bayi. (Foto: Instagram)
Advertisement . Scroll to see content

Meski demikian, penjelasan IDAI mengenai risiko telur mentah ini merupakan edukasi kesehatan bagi masyarakat. Belum ada keterangan medis yang memastikan bahwa telur mentah menjadi penyebab langsung kematian bayi Alena.

Kasus Alena sebelumnya menjadi perhatian publik setelah bayi berusia 28 hari itu menjalani perawatan intensif di RSUD Dr. Soetomo, Surabaya, Jawa Timur. Dia dinyatakan meninggal dunia pada Minggu (11/10/2026) pukul 07.10 WIB.

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak sebelumnya menyampaikan bahwa berdasarkan informasi yang diterimanya dari rumah sakit, Alena mengalami infeksi serius pada saluran pencernaan. Namun, keterkaitan kondisi tersebut dengan makanan yang dikonsumsi Alena perlu dijelaskan oleh tim medis.

IDAI Tegaskan Bayi di Bawah 6 Bulan Cukup Mendapatkan ASI

Selain mengingatkan bahaya telur mentah, IDAI menegaskan pentingnya pemberian makanan sesuai usia bayi. Mengacu pada rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), ASI eksklusif dianjurkan selama enam bulan pertama kehidupan.

Bayi yang belum mendapatkan makanan pendamping ASI (MPASI) tidak memerlukan makanan atau minuman lain, termasuk air putih, jus, kaldu, maupun bahan makanan yang diencerkan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut