Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kasus Influenza A (H3N2) Subclade K Tersebar di 20 Provinsi, DKI Jakarta Tertinggi!
Advertisement . Scroll to see content

Indonesia Diserang Super Flu, 184 Kasus Telah Ditemukan

Kamis, 24 September 2026 - 13:04:00 WIB
Indonesia Diserang Super Flu, 184 Kasus Telah Ditemukan
Indonesia mulai diserang Super Flu. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Indonesia tengah menghadapi peningkatan temuan Influenza A (H3N2) Subclade K, yang belakangan populer disebut 'Super Flu'. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat sebanyak 184 kasus Subclade K telah ditemukan di Indonesia sepanjang 2025 hingga minggu ke-36 tahun 2026.

Kasus tersebut tersebar di 20 provinsi, dengan DKI Jakarta menjadi wilayah yang memiliki catatan kasus terbanyak. Meski demikian, Kemenkes menyebut tingkat aktivitas influenza secara keseluruhan di Indonesia masih berada dalam kategori rendah.

Istilah 'Super Flu' sendiri bukan nama medis resmi. Istilah tersebut digunakan secara populer untuk menyebut Influenza A (H3N2) Subclade K, salah satu subkelompok dari virus Influenza A (H3N2).

184 Kasus Tersebar di 20 Provinsi

Berdasarkan data surveilans sentinel ILI-SARI Kemenkes hingga minggu ke-36 2026, kasus Subclade K telah ditemukan di 20 provinsi.

DKI Jakarta tercatat sebagai wilayah dengan jumlah kasus tertinggi dalam catatan persebaran, yakni 41 kasus yang terdiri atas 28 kasus pada 2025 dan 13 kasus pada 2026.

Selanjutnya terdapat Jawa Timur dengan 27 kasus dan Kalimantan Selatan sebanyak 22 kasus. Kemudian Sumatera Utara mencatat 14 kasus, DI Yogyakarta 13 kasus, serta Sulawesi Selatan dan Jawa Barat masing-masing 12 kasus.

Kemenkes mencatat secara kumulatif terdapat 184 kasus Subclade K sepanjang 2025 hingga minggu ke-36 tahun 2026.

Khusus pada 2026 hingga minggu ke-36, terdapat 22 kasus yang tersebar di enam provinsi. DKI Jakarta, Jawa Tengah, dan Papua Selatan menjadi wilayah dengan catatan kasus terbanyak pada periode tersebut.

Anak-Anak Paling Banyak Terinfeksi

Data Kemenkes menunjukkan anak-anak menjadi kelompok yang cukup banyak ditemukan dalam kasus Subclade K.

Dari seluruh kasus yang tercatat sejak 2025 hingga minggu ke-36 2026, kelompok usia 0-4 tahun menyumbang 38 persen kasus. Kemudian kelompok usia 5-9 tahun mencapai 23,4 persen dan usia 10-17 tahun sebesar 21,2 persen.

Sementara itu, kelompok usia 18-59 tahun menyumbang 15,8 persen kasus dan kelompok usia di atas 60 tahun sebesar 1,6 persen.

Temuan tersebut sejalan dengan hasil surveilans influenza Kemenkes pada minggu ke-36. Dari 185 spesimen yang diperiksa, ditemukan 86 kasus positif influenza.

Rinciannya terdiri atas delapan kasus Influenza A(H3N2), 76 kasus Influenza A(H1N1)pdm09, dan dua kasus Influenza B Victoria.

Sebanyak 42 persen kasus influenza yang terdeteksi pada pemeriksaan tersebut berasal dari kelompok usia 0-4 tahun.

Proporsi Influenza Meningkat

Kemenkes juga mencatat proporsi influenza mengalami peningkatan pada minggu ke-36. Proporsi influenza naik menjadi 46 persen, dibandingkan 35 persen pada minggu sebelumnya.

Di tingkat puskesmas, proporsi kasus Influenza Like Illness (ILI) juga meningkat dari 0,31 persen menjadi 0,40 persen dari total kunjungan.

Kasus ILI paling banyak ditemukan pada kelompok usia 5-14 tahun, yakni mencapai 45 persen dari total kasus ILI.

Sementara di rumah sakit sentinel, proporsi kasus positif influenza meningkat menjadi 31,7 persen dari sebelumnya 20,4 persen.

Dari 63 spesimen yang diperiksa di 35 rumah sakit sentinel pada minggu ke-36, terdapat 20 kasus positif influenza. Kasus tersebut terdiri atas 16 Influenza A(H1N1)pdm09, tiga Influenza A(H3), dan satu Influenza B Victoria.

Aktivitas Influenza Masih Rendah

Meski sejumlah indikator menunjukkan peningkatan, Kemenkes menyebut tingkat aktivitas influenza secara keseluruhan masih berada dalam kategori rendah.

Artinya, berdasarkan data surveilans hingga minggu ke-36 tahun 2026, situasi influenza di Indonesia masih dalam kondisi terkendali.

Tidak ditemukan kasus positif influenza yang dirawat di ICU pada minggu ke-36 berdasarkan data 35 rumah sakit sentinel Surveilans SARI.

Kemenkes juga mengingatkan bahwa data pada beberapa minggu terakhir masih bersifat sementara dan dapat berubah seiring adanya pembaruan hasil pemeriksaan.

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut