Influenza A Melonjak hingga 37 Persen di Singapura, Indonesia Perlu Waspada
JAKARTA, iNews.id - Kasus Influenza A mengalami lonjakan hingga 37 persen di Singapura. Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian Indonesia mengingat tingginya mobilitas perjalanan internasional antara kedua negara.
Hal tersebut disampaikan Unit Kerja Koordinasi (UKK) Infeksi Penyakit Tropik Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Prof DR Dr Anggraini Alam, SpA, Subsp IPT(K), dalam konferensi pers IDAI secara daring, Jumat (18/9/2026).
Anggraini mengatakan, peningkatan Influenza A tidak hanya terjadi di Singapura, tetapi juga sejumlah negara yang berada di kawasan WHO Western Pacific Regional Office (WPRO).
Berdasarkan situation report hingga 10 September 2026, Influenza A menjadi virus yang mengalami peningkatan paling tinggi di kawasan tersebut jika dibandingkan dengan periode yang sama pada 2025.
“Bilamana kita bandingkan antara September 2026 dengan September 2025, memang itu ada peningkatan di wilayah WHO WPRO. Kemudian yang mana yang meningkat? Ternyata yang paling tinggi memang secara keseluruhan adalah influenza A. Jadi pelaporan situation report ini adalah sampai 10 September 2026,” ujar Anggraini.