Ini Orang Pertama yang Dibohongi Kuat Ma’ruf soal Skenario Sambo

Ari Sandita Murti · Selasa, 06 Desember 2022 - 00:48:00 WIB
Ini Orang Pertama yang Dibohongi Kuat Ma’ruf soal Skenario Sambo
Terdakwa kasus pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat (Brigadir J), Kuat Ma'ruf. (Foto: ANTARA)

JAKARTA, iNews.id – Terdakwa kasus pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat (Brigadir J), Kuat Ma'ruf, memberikan keterangan bohong terkait kasus kematian polisi itu. Adapun orang pertama yang dia bohongi adalah mantan Kepala Detasemen A Biro Paminal Polri, Agus Nurpatria. 

Kepada Agus, Kuat memberikan keterangan palsu seperti yang diskenariokan Ferdy Sambo kepadanya. Hal itu terungkap dalam sidang lanjutan kasus pembunuhan Brigadir J di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Senin (5/12/2022).

Ketua majelis hakim, Wayhu Iman Santoso menyebutkan, kesaksian Kuat di persidangan banyak yang tak masuk akal. Apalagi, Kuat mengaku banyak tidak tahunya, misalnya saja Kuat yang mengaku tak tahu dan melihat Ferdy Sambo menembak Brigadir J.

Namun, dalam BAP kala diperiksa penyidik Polres Jaksel Kuat justru seolah dengan lancar berbicara soal kronologi aksi saling tembak itu. "Saudara ceritanya konsisten, kalau cerita saudara itu memang dari awal udah gak tahu-menahu, tak mungkin ini terungkap pada bulan Agustus, heran," ujar hakim di persidangan.

Menurut hakim, pada waktu pemeriksaan saksi dari penyidik Polres Jaksel dilakukan, para penyidik mengaku memeriksa Kuat. Di situ Kuat bercerita mengikuti alur dan mengonfirmasi kebenaran cerita penyidik, salah satunya Sulab Abo. Akan tetapi, Kuat mengaku diperiksa Sulab Abo di Paminal setelah dia diperiksa Provos.

“Seingat saya, saya diperiksa Pak Sulab Abo itu di Paminal, siang hari Sabtu setelah diperiksa di Provos dan Paminal itu sudah mulai kebohongan, Pak Sulab Abo dia mengatakan ‘saya dari Polres’. Itu sekitar jam 10 atau 11 saya gak ingat, pastinya sudah siang, itu mengatakan ‘saya dari Polres Jaksel’," ucap Kuat.

“Artinya apa, saudara sudah mengikuti skenario itu bukan ceritanya?” tanya hakim.

Editor : Ahmad Islamy Jamil

Halaman : 1 2

Follow Berita iNews di Google News

Bagikan Artikel:




Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda