Ini Penyebab Elektabilitas Perindo Terus Melesat
JAKARTA, iNews.id - Elektabilitas Partai Perindo semakin moncer jelang Pemilu 2024. Bahkan, elektabilitas partai yang dipimpin Hary Tanoesoedibjo ini menyalip Partai Amanat Nasional (PAN).
Hal itu dapat dilihat melalui data yang dirilis lembaga survei Indikator Politik Indonesia pada Selasa (26/4/2022). Ketua Bidang Politik dan Kebijakan Publik Partai Perindo sekaligus Juru Bicara Perindo Dr Heri Budianto MSi mengatakan meningkatnya elektabilitas partai Perindo tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor.
Pertama, yakni kegiatan aksi nyata Partai Perindo dalam beberapa bulan waktu terakhir.
"Kerja-kerja politik yang dilakukan oleh Partai Perindo dalam kurun waktu tiga bulan ke belakang sejak Februari sampai Maret 2022 dilihat oleh publik. Dan publik menilai Partai Perindo itu bisa diterima," kata Heri dalam diskusi yang disiarkan MNC News, Rabu (27/4/2022).
Ramadhan Berkah, DPD Perindo Lamongan Bagikan Ratusan Paket Takjil ke Warga
Heri menjelaskan aksi nyata yang dilakukan oleh kader yakni tetap konsisten untuk turun ke lapangan melayani masyarakat. Utamanya, memberikan program-program yang mendukung ekonomi kerakyatan dan pemberian bantuan sosial kepada daerah terdampak bencana.
"Artinya Perindo hadir di tengah-tengah masyarakat. Terutama masyarakat menengah ke bawah," ujarnya.
Selanjutnya, program-program lain yang dilakukan Partai Perindo yang memberikan efek langsung ke masyarakat.
Misalnya, beberapa DPD dan DPW Provinsi Partai Perindo selama bulan Ramadan ini aktif membagikan takjil dan menu berbuka puasa untuk masyarakat.
Di samping itu, partai Perindo juga merekrut para tokoh aktivis yang memiliki rekam jejak baik.
"Ini juga bagian dari upaya-upaya yang dilakukan oleh Partai Perindo khsususnya DPP untuk mendongkrak elektabilitasnya di tengah persaingan partai-partai," ucapnya.
Sebagaimana diketahui, dalam survei nasional yang digelar Indikator Politik Indonesia pada 14-19 April 2022, Partai Perindo berada di urutan 9 partai yang dipilih responden dengan elektabilitas 2,1 persen.
Angka itu lebih tinggi dibanding PAN yang berada di urutan 10 dengan 1,1 persen. Partai selanjutnya yang di bawah Partai Perindo yaitu Hanura dengan 0,6 persen; Berkarya 0,3 persen; PSI 0,3 persen; PBB 0,3 persen; Garuda 0,3 persen; PKPI 0,0 persen; Gelora 0,0 persen; Partai Ummat 0,0 persen; dan lainnya 0,0 persen.
Sementara Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) kokoh di puncak survei dengan 23,7 persen. Disusul Partai Gerindra 11,4 persen; Partai Golkar 10,9 persen; PKB 9,8 persen; Partai Demokrat 9,1 persen; PKS 5,5 persen; Partai Nasdem 3,9 persen, dan PPP 3,3 persen.
Simulasi daftar nama dan lambang 18 partai, PDIP paling banyak didukung 23,7 persen, kemudian Gerindra 11,4 persen; Golkar 10,9 persen; PKB 9,8 persen; Demokrat 9,1 persen; PKS 5,5 persen; NasDem 3,9 persen, dan PPP 3,3 persen, Perindo 2,1 persen, dan PNA 1,1 persen.
"Partai lain kurang dari 1 persen dan sekitar 17,5 persen responden belum bisa menunjukkan pilihan partai," tulis Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi dalam rilis hasil surveinya, Selasa (26/4/2022).
Editor: Rizal Bomantama