Ini yang Bakal Dilakukan Koalisi Indonesia Bersatu usai PDIP Umumkan Ganjar Capres
JAKARTA, iNews.id - Plt Ketua Umum (Ketum) PPP Muhammad Mardiono mengungkapkan kondisi Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) setelah Ganjar Pranowo ditetapkan sebagai calon presiden (capres) PDI Perjuangan (PDIP). Apalagi banyak kader PPP mendukung Ganjar.
Mardiono menjelaskan segala keputusan di PPP termasuk soal pemilu presiden (pilpres) akan diputuskan sesuai mekanisme internal.
“Berbagai macam keputusan di PPP ini harus melalui proses sesuai mekanisme yang diatur dalam AD/ART,” kata Mardiono di kediamannya kawasan Permata Hijau, Jakarta Selatan (Jaksel) pada Sabtu (22/4/2023) malam.
Mardiono menerangkan di PPP ada 4 majelis yakni Majelis Pertimbangan, Majelis Syariah, Majelis Kehormatan, dan Majelis Pakar. Kemudian berjenjang dari DPC, DPD, DPW, dan DPP. Sehingga, proses-proses yang berjenjang itu harus dilalui sebagai sistem demokrasi yang diterapkan di PPP sejak didirikan pada tahun 1973.
Namun demikian, Mardiono tidak menampik sejak 6-7 bulan lalu sudah banyak pengurus wilayah PPP yang mendeklarasikan dukungannya untuk Ganjar sebagai capres. Bahkan jika dihitung ada belasan wilayah yang mengusulkan Ganjar.
“Ada belasan (pengurus) wilayah PPP yang mengusulkan bahkan mendeklarasikan mencalonkan Pak Ganjar Pranowo sejak 6-7 bulan yang lalu, dan arus bawah itu kita dengarkan dan itu memang tradisi di PPP. Kemudian hasilnya apa akan menjadi keputusan sesuai mekanisme partai,” ucapnya.
Terkait potensi perpecahan di KIB, Mardiono mengungkapkan KIB belum bisa dikatakan pecah karena KIB belum memutuskan.
“Saya pikir sampai saat ini belum ada yang dikatakan perpecahan itu belum, tetapi di KIB sendiri belum mengambil keputusan ya,” tutur Mardiono.