Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Presiden Prabowo Kumpulkan Mantan Menlu di Istana, Bahas Geopolitik Strategis
Advertisement . Scroll to see content

Isi Hari Tenang, Prabowo Resmikan Masjid Nurul Wathan di Hambalang

Selasa, 16 April 2019 - 19:15:00 WIB
Isi Hari Tenang, Prabowo Resmikan Masjid Nurul Wathan di Hambalang
Calon presiden Prabowo Subianto secara simbolis menggunting pita sebagai tanda diresmikannya Masjid Nurul Wathan di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (16/4/2019). (Foto-foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

Selepas Salat Zuhur, Amien Rais diberikan kesempatan untuk memberikan tausiah kepada jamaah dan tamu undangan. Dalam tausiahnya, Amien menjelaskan, hal pertama yang dilakukan Nabi Muhammad SAW ketika hijrah dari Makkah ke Madinah adalah membangun masjid.

“Rasullulah SAW pertama kali membangun masjid ketika hijrah dari Makkah ke Madinah, bukan membangun pasar atau gedung bertingkat. Dan itu mengawali perjuangannya dalam menyebarkan agama Islam. Dan masjid adalah tempat manusia membangun hubungan vertikal dengan Allah SWT dan menjalin hubungan horizontal dengan antar sesama umat manusia,” ungkap Amien.

Karena itu, dia sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan Prabowo membangun masjid sebelum bangsa Indonesia melangsungkan pemilihan umum esok hari, untuk membangun peradaban kehidupan yang baru.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga diberikan waktu untuk menyampaikan pesan kepada para jamaah dan tamu undangan yang hadir. Dia mengungkapkan rasa terima kasih kepada ulama, kiai, dan tokoh-tokoh nasional yang hadir dalam peresmian masjid hari ini.

“Alhamdulillah, kita berkumpul untuk meresmikan Masjid Nurul Wathan di Padepokan Garuda Yaksa ini, Saya ucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya atas perhatian yang besar yang diberikan besar, dan hadir pula tokoh-tokoh besar disini, ulama besar dan tokoh-tokoh nasional,” ungkap Prabowo.

Dia menjelaskan, proses pembangunan masjid yang berada di dalam area kediamannya itu hanya butuh waktu selama tiga bulan. Nama Nurul Wathan yang disematkan pada nama masjid itu adalah atas saran dari Ustaz Adi Hidayat. Nama itu memiliki arti “Cahaya Tanah Air” atau “Cahaya Kebangsaan”.

Editor: Ahmad Islamy Jamil

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut