Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : PSI Sebut Jokowi Tak Bisa Buka Ijazah seperti Arsul Sani: Bisa Jadi Preseden Buruk
Advertisement . Scroll to see content

Istana Akan Kurangi Jumlah Orang yang Bertemu Jokowi

Jumat, 24 Juli 2020 - 17:49:00 WIB
Istana Akan Kurangi Jumlah Orang yang Bertemu Jokowi
Presiden Joko Widodo (tengah) berfoto bersama belasan pelaku UMKM di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Senin (13/7/2020). (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Sekretariat Presiden akan mengurangi jumlah orang yang akan bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi). Hal itu dilakukan menyusul kabar Wakil Wali Kota Solo Achmad Purnomo dinyatakan positif virus corona (Covid-19) setelah bertemu Presiden Jokowi pekan lalu.

Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono mengatakan pengurangan tersebut tidak akan berpengaruh pada intensitas kerja presiden. "Mungkin tidak mengurangi intensitas kerja beliau, tetapi mungkin jumlah orang yang akan kami kurangi," katanya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (24/7/2020).

Sekretariat Presiden, menurut Heru, sudah membatasi jumlah orang yang bertatap muka dengan Presiden Jokowi. Namun, usai bertemu dengan Achmad Purnomo akan lebih dikurangi lagi.

"Walaupun sekarang sudah kami, contohnya setiap bertemu dengan warga. Tadi sore misalnya jam 3 di Bogor ada 30 (orang), mungkin akan kami pikirkan kami kurangkan jadi 20. Dengan jarak yang mungkin agak lebih jauh lagi," tuturnya.

Heru mengatakan, selama ini dalam menerima tamu Presiden Jokowi sudah menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Mulai dari keharusan rapid test, menggunakan masker dan menjaga jarak.

Purnomo diketahui terkonfirmasi positif virus corona setelah dua kali menjalani swab test. Kini politikus PDI Perjuangan itu telah melakukan isolasi mandiri lantaran tidak bergejala.

Editor: Djibril Muhammad

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut