Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Instruksi Mendagri Tito ke Kepala Daerah: Larang Pembukaan Lahan dengan Cara Membakar
Advertisement . Scroll to see content

Istana Buka Suara soal Haji Isam jadi Koordinator Penanganan Karhutla di Kalimantan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 15:14:00 WIB
Istana Buka Suara soal Haji Isam jadi Koordinator Penanganan Karhutla di Kalimantan
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi buka suara soal Haji Isam jadi koordinator penanganan karhutla di Kalimantan. (Foto: iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Istana membantah kabar pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam ditunjuk sebagai koordinator penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan informasi tersebut tidak benar.

Prasetyo menyampaikan klarifikasi itu menyusul ramainya isu penunjukan Haji Isam sebagai koordinator Karhutla di media sosial.

“Nggak ada. Tidak ada. Tidak benar itu,” ucap pria yang akrab disapa Pras saat ditemui usai menghadiri akad nikah Kasespri di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Minggu (23/8/2026).

Pras mengatakan informasi yang beredar di media sosial belum tentu memiliki dasar kebenaran. Dia menyebut pemerintah memang meminta berbagai pihak ikut membantu penanganan Karhutla, tetapi tidak menetapkan Haji Isam sebagai koordinator.

“Medsos kan banyak trending, tapi kan belum tentu itu yang benar, itu yang jadi masalah. Oke, bahwa semua pihak diminta ikut membantu, iya. Tapi kalau menjadi koordinator itu tidak, kan, karena kan kewenangannya bukan di situ,” ujarnya.

Prasetyo kemudian menjelaskan pemerintah sudah memiliki pembagian tugas resmi dalam penanganan Karhutla di wilayah Kalimantan. Sejumlah pejabat setingkat menteri ditugaskan untuk menangani wilayah tertentu.

“Kita pemerintah pusat juga sudah menunjuk beberapa pejabat setingkat menteri untuk kita berbagi wilayah. Jadi ada yang memang kita bagi tugas untuk atensi untuk wilayah Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan seterusnya. Memang kita atur seperti itu,” pungkasnya.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut