Istana Respons Sri Mulyani Disebut Siap Mundur: Kabinet Tetap Kompak dan Solid
JAKARTA, iNews.id - Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana merespons pernyataan ekonom senior Faisal Basri yang menyebut Sri Mulyani Indrawati siap mundur dari Menteri Keuangan. Dia memastikan menteri kabinet Indonesia Maju tetap kompak dan solid.
"Seluruh menteri Kabinet Indonesia Maju tetap kompak dan solid membantu presiden untuk memimpin penyelenggaraan pemerintahan sampai akhir masa jabatannya," kata Ari dalam keterangannya, Kamis (18/1/2024).
Dia mempersilakan publik untuk meminta penjelasan secara langsung kepada pihak-pihak yang melempar isu mundurnya beberapa menteri dari kabinet.
"Terkait isu yang sengaja dilemparkan oleh beberapa pihak bahwa ada menteri yang siap mundur atau tidak nyaman dalam pemerintahan. Tanyakan saja ke pihak-pihak yang melontarkan isu tersebut," kata Ari.
Sri Mulyani Rilis Aturan Petunjuk Pemotongan Pajak PPh 21 dan 26, Ini Isinya
Sebelumnya, ekonom senior Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Faisal Basri meminta sejumlah menteri Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mundur dari kabinet, termasuk Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.
Dikutip dari beberapa media dalam diskusi Sabtu (13/1/2024) lalu, ajakan mundur dari Faisal ini imbas dukungan Presiden Jokowi terhadap Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dalam kontestasi Pemilu 2024.
Sri Mulyani Bayar Uang Kompensasi BBM Rp132,44 Triliun ke Pertamina
"Ayo sama-sama kita bujuk Bu Sri Mulyani, Pak Basuki, dan beberapa menteri lagi untuk mundur. Itu efeknya dahsyat. Secara moral, saya dengar Bu Sri Mulyani paling siap untuk mundur. Pramono Anung (sekretaris kabinet) sudah gagap. Kan PDI (PDI Perjuangan) belain Jokowi terus, pusing," kata Faisal dalam Political Economic Outlook 2024 di Tebet, Jakarta.
"Katanya nunggu momentum, mudah-mudahan momentum ini segera insyaallah jadi pemicu yang dahsyat, seperti Pak Ginandjar (Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri Ginandjar Kartasasmita) dan 13 menteri lainnya mundur di zaman Pak Harto (Presiden Soeharto)," ujarnya.
Sri Mulyani Syukuran Ekonomi RI 2023 Ditutup Baik bareng Anak Yatim: Husnul Khotimah
Editor: Rizky Agustian