Jabat Danguspurla, Perwira Adhi Makayasa AAL 94 Gantikan Lulusan Terbaik 93

Riezky Maulana ยท Kamis, 30 Juli 2020 - 22:10 WIB
Jabat Danguspurla, Perwira Adhi Makayasa AAL 94 Gantikan Lulusan Terbaik 93

Paban V Straops Sopsal Kolonel Laut (P) Dato Rusman SN dipercaya sebagai Danguspurla Koarmada I. (Foto: Puspen TNI).

JAKARTA, iNews.id – Pemegang tongkat komando Gugus Tempur Laut (Guspurla) Koarmada I resmi berganti. Laksma TNI Didong Rio digantikan oleh Paban V Straops Sopsal Kolonel Laut (P) Dato Rusman SN. Didong selanjutnya dipercaya sebagai staf khusus KSAL.

Pergantian ini tertuang dalam Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/588/VII/2020 tanggal 27 Juli 2020 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan Dalam Jabatan di Lingkungan Tentara Nasional Indonesia. Secara keseluruhan terdapat 181 perwira yang dimutasi kali ini.

Kabidpenum Puspen TNI Letkol Sus Aidil menuturkan, perwira dimutasi terdiri atas 76 Pati jajaran TNI Angkatan Darat, 82 Pati jajaran TNI Angkatan Laut dan 23 Pati jajaran TNI Angkatan Udara. Mutasi merupakan hal biasa dalam organisasi TNI.

“Mutasi jabatan di lingkungan TNI dalam rangka memenuhi kebutuhan organisasi dan pembinaan karier, serta mengoptimalkan pelaksanaan tugas-tugas TNI yang semakin kompleks dan dinamis,” kata Aidil, dikutip dari laman resmi TNI, Kamis (30/7/2020).

Penunjukan Kolonel Dato Rusman sebagai Danguspurla Koarmada I akan menjadi promosi bintang. Rusman nantinya akan menjadi laksamana pertama (laksma) TNI atau jenderal bintang satu.

Menariknya, pergantian ini juga menjadi regenerasi bagi lulusan terbaik Akademi Angkatan Laut (AAL). Untuk diketahui, Laksma TNI Didong Rio merupakan peraih Adhi Makayasa AAL 1993, sementara Dato Rusman Adhi Makayasa AAL 1994.

Sederet jabatan pernah dipegang Rusman sebelumnya. Dia antara lain pernah menjabat sebagai Dansatkor Koarmada II, Asisten Operasi Pangkoarmada III, Kepala Staf Guspurla Koarmada II, dan Danlanal Banjarmasin.

Guspurla Koarmada I merupakan Komando Pelaksana Operasi di bawah Pangarmada I, bertugas melaksanakan dan menyelenggarakan operasi tempur laut dan operasi amfibi. Tujuannya, mendukung pengendalian laut dan pencapaian tujuan strategis dalam rangka penegakkan kedaulatan dan hukum di laut.

Selain Didong dan Dato Rusman, dalam mutasi besar-besaran ini Panglima TNI juga mengganti Pangkostrad Letjen TNI Besar Harto Karyawan. Posisinya digantikan Mayjen TNI Eko Margiyono yang saat ini masih menjabat Pangdam Jaya. Adapun Besar Harto kini ditunjuk untuk menjabat Danpussenif Kodiklatad.

Editor : Zen Teguh