Jadi Penjabat Gubernur Jabar, Komjen Pol M Iriawan Dilantik Senin Pagi

Okezone, Wildan Catra Mulia ยท Minggu, 17 Juni 2018 - 22:32 WIB
Jadi Penjabat Gubernur Jabar, Komjen Pol M Iriawan Dilantik Senin Pagi

Sekretaris Utama Lemhannas yang juga mantan Kapolda Metro Jaya Komjen Pol M Iriawan. (Foto: Okezone/Dok).

JAKARTA, iNews.id – Sekretaris Utama Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Komjen Pol Iriawan akan dilantik menjadi penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat (Jabar), Senin (17/6/2018). Penunjukan ini seiring berakhirnya masa jabatan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan.

Informasi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Iriawan akan dilantik Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo di Gedung Merdeka, Bandung, Jawa Barat, besok pukul 10.00 WIB.

Penunjukan Iwan Bule, panggilan Iriawan, dikonfirmasi Gubernur Lemhannas Agus Widjojo. "Iya betul, itu Pak Iriawan. Iya (pelantikan) di Bandung," ujar Agus saat dikonfirmasi, Minggu (17/6/2018).

Agus mengaku sudah mendengar kabar pelantikan Iriawan sejak dua minggu lalu. Surat Keputusan Presiden (Keppres) tentang pelantikanitu sudah ada. Namun, ia mengaku tak tahu pasti apakah surat tersebut sudah ditandatangani, atau belum. "Iya, saya tidak ingat tapi pasti ada," kata Agus.

Untuk diketahui Aher mengakhir masa jabatannya pada 13 Juni 2018. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo kemudian menunjuk Sekretaris Daerah Jabar Iwa Karniwa sebagai pelaksana harian (plh) Gubernur Jabar. Penunjukan itu tertuang dalam telegram Mendagri bernomor 121.32/3694/Sj pada Jumat 8 Juni 2018.

Dengan penunjukan Iriawan, Iwa dipastikan hanya bertugas selama lima hari. Iwa sebelumnya menerima memori jabatan Gubernur Jabar dari Aher pada Rabu, 13 Juni 2018.

Mabes Polri sebelumnya mengusulkan dua jenderal polisi untuk mengisi penjabat gubernur. Pertama, Iriawan yang saat itu Asisten Operasi Kapolri sebagai Pj Gubernur Jabar dan Kadiv Propam Polri Irjen Pol Martuani Sormin sebagai Pj Gubernur Sumatera Utara.

Namun penunjukan itu menuari kritik keras dari masyarakat karena dianggap dapat memengaruhi netralitas di pilkada. Pakar Hukum Tata Negara Yusril Ihza Mahendra, misalnya, mengingatkan, pengamanan pilkada bukan tugas gubernur, melainkan kepolisian.

Merespons derasnya kritikan publik, pemerintah akhirnya memutuskan untuk membatalkan penunjukan keduanya. Gagal jadi Pj Gubernur Jabar, Iriawan kemudian dipromosikan Kapolri menjadi Sestama Lemhannas dan resmi menyandang pangkat bintang tiga.

Editor : Zen Teguh