Jadi Tersangka, Edhy Prabowo Siap Mundur sebagai Menteri KKP dan Waketum Gerindra
JAKARTA, iNews.id - Edhy Prabowo siap mundur sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) serta Wakil Ketua Umum Partai Gerindra terkait kasus dugaan korupsi yang membelitnya.
Dia resmi ditetapkan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai penerima suap perizinan tambak, usaha, dan atau pengelolaan perikanan atau komoditas perairan sejenis lainnya tahun 2020. Edhy berjanji akan mempertanggungjawabkan apa yang dilakukan.
"Ini adalah kecelakaan yang terjadi dan saya bertanggung jawab terhadap ini semua. Saya tidak lari dan saya akan beberkan apa yang menjadi," ujar Edhy, di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Kamis (26/11/2020) dini hari.
Dia juga meminta maaf kepada seluruh keluarga besar Partai Gerindra dan siap mengundurkan diri.
Berikut 16 Orang yang Diamankan KPK Bersama Edhy Prabowo
"Saya juga mohon maaf kepada seluruh keluarga besar partai. Saya dengan ini akan mengundurkan diri sebagai wakil ketua umum juga. Nanti saya akan mohon diri untuk tidak lagi menjabat sebagai menteri," tuturnya.
KPK Tetapkan Edhy Prabowo dan 6 Orang Tersangka Suap Ekspor Benih Lobster
"Saya bertanggung jawab penuh dan saya akan hadapi dengan jiwa besar," ujarnya lagi.
Sebelumnya Edhy meminta maaf kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dia mengaku telah mengkhianati kepercayaan yang diberikan Presiden dalam mengemban amanah sebagai Menteri KKP.
"Pertama saya minta maaf kepada bapak presiden. Saya sudah mengkhianati kepercayaan beliau," katanya.
Selanjutnya, dia juga meminta maaf kepada Prabowo Subianto, sosok yang telah berjasa besar mengantarkannya sebagai politikus besar.
"Minta maaf kepada Pak Prabowo Subianto, guru saya, mentor yang sudah mengajarkan banyak hal," ucapnya.
Editor: Anton Suhartono