Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Heboh Rully Anggi Akbar Suami Boiyen Bantah Bisnisnya Bangkrut!
Advertisement . Scroll to see content

Jaksa Nilai KSP Indosurya Tameng Pencucian Uang, Aliran Dananya Capai Rp106 Triliun

Rabu, 02 November 2022 - 02:32:00 WIB
Jaksa Nilai KSP Indosurya Tameng Pencucian Uang, Aliran Dananya Capai Rp106 Triliun
Ilustrasi sidang perkara investasi Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Indosurya. (Foto : Ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat (Jakbar) kembali menggelar sidang perkara investasi Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Indosurya dengan terdakwa Henry Surya, Selasa (1/11/2022). Agenda sidang mendengarkan keterangan delapan saksi dari pendiri hingga pengurus KSP Indosurya.

Koordinator Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Syahnan Tanjung mengatakan, KSP Indosurya hanya sebagai modus untuk penghimpunan dana dan pencucian uang. Hal tersebut kata dia diungkapkan saksi F dalam sidang.

"Mereka menghimpun dana yang bahasa banknya disebut funding. Artinya menghimpun dana masyarakat, bukan dengan cara koperasi yang sebenarnya, harusnya dari anggota untuk anggota," ujarnya, Selasa (1/11/2022).

Menurutnya, aliran dana KSP mencapai angka triliunan. Berdasarkan keterangan saksi di sidang, aliran dana mencapai Rp36 triliun pada 2014. Namun, hal ini berbeda dengan temuan jaksa.

"Yang kami temukan Rp106 triliun. Kami tanya kenapa kau bisa menghitung adaRp 9 triliun, katanya 'oh di excel' data yg tidak pasti. Data yang asli kita punya dari BPATK Rp106 triliun. Dia tidak bisa menjawab. Maka kami minta dia minggu depan hadir," ujar Syahnan.

Dia mengatakan dana tersebut mengalir ke PT Indosurya Inti Finance. Hal ini seharusnya tidak boleh. Bila berbentuk koperasi, dana tersebut mengalir ke sesama anggota.  

"Makanya saya kejar tadi ke mana uang itu Rp40 miliar, Rp66 miliar, Rp61 miliar, kok mengalir ke Indosurya Inti Finance? Itu triliunan ke situ. Itu yang kami kejar di situ ada tempat pencucian uangnya, bukan dari koperasi," ucapnya.

Syahnan menuturkan, KSP Indosurya bukanlah koperasi. Sebab tidak ada prinsip koperasi di dalamnya.

"Jadi dari awal usaha ini hanya tameng koperasi. Sebenarnya menghimpun dana yang ditegaskan Florentina. Florentina menyatakan itu funding atau menghimpun dana," ucapnya.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut