Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tolak Dilabeli Miskin, Puluhan Ribu Warga Mundur dari Daftar Penerima Bansos
Advertisement . Scroll to see content

Jaksa Singgung Film Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso, Dianggap Kelabui Publik

Selasa, 29 Oktober 2024 - 17:35:00 WIB
Jaksa Singgung Film Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso, Dianggap Kelabui Publik
Jaksa menyinggung film dokumenter Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso dalam sidang PK. Film itu dianggap mengelabui publik terkait kasus kopi sianida. (Foto: Aldhi Chandra Setiawan)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sandy Handika menyinggung film dokumenter Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso dalam sidang peninjauan kembali (PK) mantan terpidana kasus kopi sianida, Jessica Kumala Wongso. Jessica dinilai memanfaatkan ramainya film dokumenter tersebut yang dianggap mengelabui publik terkait pembunuhan Wayan Mirna Salihin

"Pemohon PK 3 dan kuasa hukumnya tampak juga memanfaatkan momentum dokumenter Ice Cold: Murder Coffee and Jessica Wongso yang disiarkan oleh Netflix, yang secara ironis berhasil mengelabui sebagian besar masyarakat Indonesia," ujar Sandy saat menanggapi memori PK Jessica Wongso di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Selasa (29/10/2024). 

Sandy menjelaskan, masyarakat film dokumenter itu dianggap inferior karena diproduksi oleh pihak asing. Akibatnya, apa yang tersaji di dalamnya dinilai lebih tinggi dari putusan hukum yang ada.

"Padahal, fakta-fakta dalam perkara ini sudah diuji dan terbukti secara jelas di berbagai tingkat peradilan, mulai dari pengadilan negeri, pengadilan tinggi, Mahkamah Agung melalui kasasi dan dua kali peninjauan kembali," ujarnya. 

Sandy melanjutkan, ahli dari sejumlah bidang pun telah dihadirkan dalam proses persidangan. Para ahli telah menyampaikan pengetahuan dan analisisnya sebelum perkara ini diputus.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut