Jelang Pelantikan Presiden, KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa Kumpulkan Seluruh Pangdam

Wildan Catra Mulia ยท Rabu, 09 Oktober 2019 - 20:36 WIB
Jelang Pelantikan Presiden, KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa Kumpulkan Seluruh Pangdam

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa mengumpulkan seluruh Panglima Kodam (Pangdam) di Markas Besar TNI Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Rabu (9/10/2019). (Foto: iNews.id/ Wildan Catra Mulia).

JAKARTA, iNews.id - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa memimpin rapat koordinasi dengan seluruh Panglima Kodam (Pangdam) di Markas Besar TNI Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Rabu (9/10/2019). Rapat untuk memastikan keamanan seluruh wilayah Indonesia.

Dia memastikan kondisi aman menjelang dan sesudah pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih 2019 yang dilaksanakan 20 Oktober 2019.

"Kita minta update tentang situasi terakhir. Jadi secara umum perkembangan di wilayah itu sebetulnya sangat baik," ujar Andika di Mabesad, Jalan Veteran, Jakarta, Rabu (9/10/2019).

Dalam rapat tersebut, Pangdam Papua tidak hadir karena masih mengamankan situasi usai kerusuhan. Pangdam Papua perlu memastikan kerusuhan tidak terulang. "Di Papua mereka sedang fokus di operasi di wilayahnya," katanya.

BACA JUGA:

27.000 Personel TNI-Polri Amankan Pelantikan Jokowi-KH Ma'ruf Amin

Wiranto: Upaya Gagalkan Pelantikan Presiden dan Wapres Terpilih 2019 Melawan Konstitusi

Dia menuturkan, sudah memetakan sejumlah lokasi yang menjadi titik demonstrasi. Pemetaan dinilai penting untuk mencegah kerusuhan seperti yang terjadi belakangan ini.

"Ada beberapa daerah yang secara faktual memang mendapatkan info tanggal pelaksanaan demonstrasi. Saya tidak perlu menyebut di mananya," ucapnya.

Selain kondisi keamanan, rapat juga membahas perkembangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Personel TNI AD, kata dia sampai saat ini terus bekerja keras untuk memadamkan api.

"Dua hal itu yang sebenarnya kami bicarakan dan yang harus dilakukan oleh seluruh jajaran angkatan darat dalam menghadapi event-event besar satu dua sampai tiga minggu kedepan," katanya.


Editor : Kurnia Illahi