Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kementan Salurkan Beras hingga Minyak Goreng ke Wilayah Terdampak Banjir Bandang dan Longsor
Advertisement . Scroll to see content

Jenderal Dudung Cek Harga Minyak Goreng di Pasar, Kadispenad: TNI sudah Seharusnya Hadir Atasi Krisis

Sabtu, 04 Juni 2022 - 15:14:00 WIB
Jenderal Dudung Cek Harga Minyak Goreng di Pasar, Kadispenad: TNI sudah Seharusnya Hadir Atasi Krisis
KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman mengecek langsung harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng di sejumlah pasar tradisional di daerah Bogor dan Jakarta. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Tatang Subarna angkat bicara soal turunnya Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman yang mengecek langsung harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng. Diketahui baru-baru ini Dudung melaksanakan peninjauan di sejumlah pasar tradisional di daerah Bogor dan Jakarta.

Tatang mengatakan banyak komentar di media yang menyatakan tidak perlunya prajurit TNI AD dalam permasalahan minyak goreng. Pasalnya hal ini dinilai berlebihan dan tidak sesuai dengan tupoksi TNI AD.

Tatang mengatakan kehadiran Dudung merupakan perintah dari pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menko Marves) yang ditunjuk. Apalagi keterlibatan TNI ini juga dinilai Tatang sebagai implementasi dari amanah UU No 34 tahun 2004 tentang TNI yang menyebutkan tugas TNI salah satunya menegakkan kedaulatan negara.

Kemudian mempertahankan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945. Serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara yang dijabarkan dalam Pasal 7 ayat (2), salah satu tugas TNI dalam OMSP yakni membantu tugas pemerintahan di daerah.

"Apa yang dilaksanakan oleh TNI AD terkait penanganan krisis minyak goreng ini adalah sebuah tugas perbantuan yang tidak berdiri sendiri, melainkan membantu dan bersama-sama dengan instansi lainnya, terutama Kepolisian Republik Indonesia," kata Tatang, Sabtu (4/6/2022).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut