Jenis-Jenis Reklame Berdasarkan Media, Tujuan Pengadaan dan Sifatnya, Apa Saja?
JAKARTA, iNews.id - Jenis-jenis reklame menjadi salah satu materi pelajaran Bahasa Indonesia yang dipelajari di sekolah. Agar semakin menguasai, ini informasi mengenai jenis-jenis reklame.
Melansir buku ‘Seni Budaya dan Prakarya kelas 6 SD’ karya Ari Subekti, dkk pengertian reklame adalah suatu media alat untuk menyampaikan informasi, menawarkan, mempromosikan, serta memperkenalkan suatu produk atau jasa kepada khalayak dengan menggunakan gambar dan kata-kata yang menarik.
Jenis reklame terbagi menjadi tiga, yakni berdasarkan dari tujuan pengadaannya, media dan sifatnya. Jenis-jenis reklame berdasarkan dari tujuan pengadaannya adalah:
Reklame yang sifatnya menawarkan atau menjual sebuah produk yang biasanya dibuat oleh perusahaan atau pedagang.
Reklame non komersial yaitu reklame yang tidak bermaksud mencari keuntungan keuangan, namun bersifat memberikan informasi atau mengajak melakukan sebuah perbuatan yang baik.
Jenis-jenis reklame ditinjau berdasarkan medianya adalah
Reklame yang menggunakan suara atau bunyi tertentu. Contohnya iklan yang ada di radio
Reklame yang menggunakan gambar baik diam maupun bergerak, contohnya poster yang mengajak membuang sampah pada tempatnya.
Reklame audio visual yaitu reklame yang merupakan gabungan antara gambar dan suara contohnya iklan produk televisi.
Jenis-jenis reklame berdasarkan sifatnya, diantaranya adalah
Yaitu jenis reklame yang bersifat mengingatkan masyarakat untuk melakukan hal tertentu. Contoh: reklame tertib lalu lintas, reklame bahaya merokok, reklame jauhi narkoba, dan reklame taati protokol kesehatan
Yaitu jenis reklame yang bersifat memberikan informasi kepada masyarakat umum. Contoh: reklame informasi tentang kesehatan
Reklame ajakan/permintaan
Yaitu jenis reklame yang sifatnya mengajak atau meminta masyarakat untuk mengikuti ajakan/permintaan tersebut. Contoh: reklame donor darah, reklame bantuan bencana.
Singkat, jelas dan mudah dimengerti: pada umumnya, reklame menggunakan kalimat-kalimat yang singkat, jelas dan mudah dimengerti masyarakat umum.
Menarik dan mencolok: agar mendapat perhatian khalayak ramai, biasanya reklame dibuat dengan komposisi desain dan warna yang mencolok.
Jujur: dalam hal ini pesan yang disampaikan dalam reklame harus jujur dan tidak dibuat-buat
Dilakukan berulang-ulang: sesuai dengan definisinya, reklame biasanya disampaikan secara berulang-ulang sehingga lebih banyak masyarakat yang mengetahui pesan yang ingin disampaikan.