Jokowi Soroti Kinerja Menkes, Anggaran Rp75 Triliun Baru Terpakai 1,53 Persen

Arif Budiwinarto ยท Minggu, 28 Juni 2020 - 23:33 WIB
Jokowi Soroti Kinerja Menkes, Anggaran Rp75 Triliun Baru Terpakai 1,53 Persen

Presiden Joko Widodo mengkritik Kemenkes terkait pemanfaatan anggaran di tengah pandemi Covid-19 (foto: ist)

JAKARTA, iNews.id - Kinerja Kementerian Kesehatan (Kemenkes) jadi sorotan Presiden Joko Widodo. Sebab, anggaran kementerian yang dipimpin Terawan Agus Putranto baru terpakai 1,53 persen.

Presiden Jokowi mengkritik sejumlah kementerian yang kinerjanya dinilai belum maksimal dalam sidang kabinet paripurna pada 18 Juni 2020. Dalam rekaman video sidang yang diunggah ke akun Youtube Sekretariat Negara (Sekneg), Minggu (28/6/2020), Jokowi menyentil Menkes terkait pemanfaatan anggaran.

Dari anggaran Rp74 triliun baru dikeluarkan 1,53 persen, padahal sektor kesehatan saat ini yang paling dibutuhkan Indonesia di tengah pandemi Covid-19.

"Misalnya saya beri contoh bidang kesehatan, tuh dianggarkan Rp72 triliun, baru keluar 1,53 persen coba. Uang beredar di masyarakat kerem ke situ semua," kata Jokowi.

"Segera itu dikeluarkan dengan penggunaan-penggunaan yang tepat sasaran. Sehingga men-trigger ekonomi," ucapnya.

Pendemi Covid-19 berdampak besar pada sektor ekonomi dan bisnis, banyak perusahaan terpaksa melakukan PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) besar-besaran sebagai bentuk efisiensi di tengah ancaman krisis ekonomi.

Melihat fakta tersebut, Jokowi meminta kementerian terkait segera memaksimalkan anggaran sebagai stimulus menggerakkan kembali perekonomian masyarakat.

"Segera keluarkan belanja itu secepat-cepatnya karena uang beredar akan semakin banyak, konsumsi masyarakat akan naik. Jadi belanja kementerian tolong dipercepat," lanjutnya.

Terkait penanganan Covid-19, presiden meminta Menkes segera mengalokasikan dana untuk membayar tunjangan tenaga medis serta belanja peralatan kesehatan.

"Pembayaran tunjangan dokter, dokter spesialis, untuk tenaga medis, segera keluarkan. Belanja-belanja untuk peralatan segera keluarkan. Ini sudah disediakan Rp75 triliun seperti itu," imbuhnya.

Editor : Arif Budiwinarto