Jokowi Temui Pansel Capim KPK di Istana Merdeka Jakarta
JAKARTA, iNews.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu dengan sembilan anggota panitia seleksi (pasel) pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) 2019-2023. Pertemuan berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta, hari ini , Senin (17/6/2019).
Dalam pertemuan tersebut, Jokowi tak lupa menyampaikan rasa terima kasihnya kepada sembilan tokoh lintas profesi itu karena bersedia mengemban amanat menjadi anggota pansel capim KPK.
"Minal aidin walfaidzin, terima kasih atas kesediannya menjadi pansel capim KPK," kata Presiden Joko Widodo.
Dalam pertemuan itu hadir sembilan anggota pansel capim KPK yang diketuai Yenti Ganarsih. Selain itu ada Wakil Ketua Pansel Capim KPK merangkap anggota Indriyanto Senoadji dan tujuh lainnya yaitu Harkristuti Harkrisnowo, Marcus Priyo Gunarto, Hamdi Moeloek, Diani Sadia Wati, Mualimin Abdi, Hendardi dan Al Araf.
Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno. Pansel capim KPK sudah bertemu dengan para pimpinan lembaga penegak hukum untuk mendiskusikan profil komisioner KPK 2019-2023.
Mereka bertemu dengan pimpinan KPK dan Kejaksaan Agung pada 12 Juni 2019 dan bertemu dengan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian beserta pejabat terkait lain pada 13 Juni 2019 di Mabes Polri.
Mereka juga melakukan audiensi dengan pimpinan redaksi media baik TV, cetak, "online" dan radio pada 13 Juni 2019
Selanjutnya pansel berencana berangkat ke daerah-daerah untuk bertemu dengan para akademisi dan lembaga masyarakat di delapan kota pada 19 Juni 2019.
Pansel masih menjadwalkan bertemu dengan pimpinan organisasi lintas agama, mantan pimpinan KPK, pimpinan LSM dan wadah pegawai KPK pada 2 Juli 2019. Pendaftaran capim KPK diselenggarakan mulai 17 Juni sampai 4 Juli 2019.
Mereka yang berminat mengikuti seleksi dapat menyampaikan langsung berkas pendaftaran kepada Sekretariat Pansel Calon Pimpinan KPK, Kemensetneg Gedung 1 lantai 2 Jln. Veteran Nomor 18 Jakarta Pusat 10110 pukul 09.00-15.00 WIB pada hari kerja atau melalui email ke alamat [email protected]
Editor: Djibril Muhammad