Jokowi Tetap Terima Pengaduan Warga usai Tak Lagi Jadi Presiden
"Lahan tol?" tanya Jokowi.
"Itu orang tiga punya, Pak, dijadikan satu. Maksud saya dipisahin, Pak. Ndak mau mereka pisahin, Pak. Dijadikan satu, Pak, kan namanya kita ipar, Pak. Sama saudara lain dipisahin," tutur ibu-ibu tersebut.
"Jadi anu aja, ini hari apa toh, Sabtu. Senin aja, hari Senin saya kontaknya, saya data dulu," jawab Jokowi.
Setelah mendengar tanggapan Jokowi, ibu-ibu itu pun meminta foto bersama. Kemudian, permintaan foto itu pun diindahkan oleh Jokowi.
Dalam pernyataan yang disampaikan Jokowi, ibu tersebut sudah lima kali berusaha untuk menemuinya dan mengadukan nasib tanahnya yang dijual untuk proyek tol Samarinda yang sampai saat ini belum menerima ganti rugi.
“Saya dengar Ibu ini sudah 5 kali berusaha datang dari Samarinda untuk bertemu saya, mengadukan nasib tanahnya yang dijual untuk proyek tol Samarinda yang hingga hari ini belum menerima ganti rugi,” tulis Jokowi.
Jokowi menyebutkan meski ia tak lagi menjabat sebagai Presiden, dirinya tetap membuka ruang untuk mendengar keluhan masyarakat. Ia pun menegaskan, hatinya merupakan untuk bangsa Indonesia.
“Meski jabatan dan tanggung jawab sebagai Presiden sudah selesai, saya tetap membuka ruang dan waktu untuk mendengar keluhan masyarakat. Hati saya untuk bangsa ini, untuk Indonesia,” ujar dia.
Editor: Muhammad Fida Ul Haq