Jokowi Tunjuk Bos Restoran Jadi Konsul Kehormatan RI di Vladivostok Rusia

Irfan Ma'ruf ยท Kamis, 02 Juli 2020 - 11:11 WIB
Jokowi Tunjuk Bos Restoran Jadi Konsul Kehormatan RI di Vladivostok Rusia

Duta Besar Indonesia untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus M Wahid Supriyadi (kiri) menyerahkan letter of commision kepada Anton Zubko di KBRI Moskow, Senin (29/6/2020). (Foto: Kemlu).

JAKARTA, iNews.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk Anton Aleksandrovich Zubko sebagai Konsul Kehormatan RI di Vladivostok, Rusia. Anton Zubko merupakan pengusaha jaringan restoran dan kafe serta ekspor-impor produk makanan dari dan ke kawasan Asia Pasifik.

Penunjukan tersebut ditandai dengan penyerahan Letter of Commission atau Surat Tauliah yang ditandatangani Presiden Jokowi dan Exequatur dari Kementerian Luar Negeri Federasi Rusia kepada Zubko oleh Duta Besar Indonesia untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus M Wahid Supriyadi di KBRI Moskow.

Sebagai Konsul Kehormatan RI di Vladivostok, cakupan wilayah kerja Zubko berada di Timur Jauh Rusia yang meliputi Primorsky Krai, Khabarovsky Krai, Kamchatsky Krai dan Sakhalinskaya Oblast. Penunjukan Konsul Kehormatan RI di wilayah ini mengingat potensi kerja sama Indonesia dan Rusia sangat besar.

“Rusia sangat luas dan Vladivostok cukup jauh dari Moskow. Kehadiran Konsul Kehormatan RI di Vladivostok sangat tepat untuk mendukung pengembangan kerja sama Indonesia dengan wilayah Timur Jauh Rusia," kata Dubes Wahid melalui keterangan tertulis, Kamis (2/7/2020).

Wahid menuturkan, dukungan Konsul Kehormatan ini untuk lebih meningkatkan kerja sama di bidang ekonomi, perdagangan, investasi, pariwisata, pendidikan, dan budaya. Selain itu dalam rangka melindungi dan mengayomi WNI di wilayah Timur Jauh Rusia.

Wahid menerangkan, dalam lima tahun terakhir, jaringan kafe milik Anton Zubko juga telah memasok biji kopi dari Indonesia secara reguler. Zubko yang pernah menempuh pendidikan di Australia, banyak mengetahui tentang Indonesia dan beberapa kali berkunjung ke Indonesia.

Secara geografis, Indonesia lebih dekat ke Vladivostok dari pada ke Moskow. Saat ini sejumlah produk Indonesia masuk pasar Rusia melalui Vladivostok, seperti kopi dan bir.

Tidak sedikit warga Rusia dari wilayah Timur Jauh Rusia melalui Vladivostok yang berwisata ke Indonesia, khususnya Bali. Berdasarkan catatan KBRI Moskow, terdapat 56 WNI di wilayah Timur Jauh Rusia termasuk 35 orang di antaranya di Vladivostok yang sebagian besar merupakan mahasiswa.

“Sudah waktunya Indonesia jadikan Vladivostok sebagai pintu masuk produk Indonesia ke wilayah Timur Jauh Rusia," ujar Wahid.

Vladivostok merupakan kota pelabuhan terbesar Rusia di tepi pantai Samudera Pasifik dan merupakan Ibu Kota Provinsi Primorsky Krai. Terletak di ujung Teluk Tanduk Emas dan tidak jauh dari perbatasan Rusia dengan China dan Korea Utara, wilayah ini berpenduduk 594.701 jiwa berdasarkan sensus 2002.

Editor : Zen Teguh