Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Purbaya Ungkap Isi Pertemuan dengan Kepala BGN: akan Ada Efisiensi Anggaran
Advertisement . Scroll to see content

Jumbo! Danantara bakal Setor Dividen Rp120 Triliun ke Kas Negara

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:48:00 WIB
Jumbo! Danantara bakal Setor Dividen Rp120 Triliun ke Kas Negara
Danantara akan menyetor dividen Rp120 triliun ke kas negara. (Dok. Danantara)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara akan menyetor keuntungan BUMN sekitar Rp120 triliun ke kas negara pada 2026. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan tambahan penerimaan tersebut akan memperkuat anggaran sekaligus membantu menjaga defisit APBN 2026 pada level 2,85 persen terhadap produk domestik bruto (PDB).

Purbaya mengatakan setoran Rp120 triliun tersebut lebih tinggi dibandingkan rata-rata dividen BUMN pada tahun-tahun sebelumnya yang berada di kisaran Rp90 triliun. 

"Poinnya untuk cadangan dulu supaya anggaran kita semakin kuat dan menjaga defisit tetap di 2,85 (persen). Selain itu, ini menjadi cadangan kalau-kalau kita perlu pengeluaran lebih yang tak terduga," ujar Purbaya saat ditemui di Kantor Kemenkeu, Jumat (28/8/2026).

Menurut Purbaya, target setoran Rp120 triliun merupakan arahan Presiden Prabowo Subianto setelah melihat perkembangan kinerja serta peningkatan keuntungan Danantara. Pemerintah sebelumnya telah merevisi outlook defisit APBN 2026 menjadi sekitar Rp734,3 triliun atau setara 2,85 persen terhadap PDB.

Dana tersebut nantinya dicatat sebagai Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) lainnya. Purbaya menyebut nominalnya sudah dipastikan, sedangkan waktu pengiriman dana masih menunggu pelaksanaan dari pihak Danantara.

"Angkanya sudah dipastikan, tinggal ditentukan kapan mau dikirim. Saya juga mau nanya Pak Rosan (Kepala Danantara) kapan mau mengirim uangnya," tambahnya.

Purbaya menilai kenaikan setoran dari Danantara memberikan tambahan ruang bagi pemerintah dalam mengelola fiskal. Penerimaan yang lebih besar juga dapat mengurangi tekanan kebutuhan pembiayaan melalui utang.

"Kalau tahun-tahun sebelumnya cuma dapat Rp90 triliun dari dividen, sekarang Rp120 triliun kan bagus, meningkat. Jadi pemerintah tidak rugi, pendapatan malah bertambah. Saya harap ke depan untungnya bisa lebih besar lagi," sambungnya.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut