Jumlah Daerah dengan Kasus Aktif Covid-19 di Atas 1.000 Turun
JAKARTA, iNews.id - Perkembangan penanganan covid-19 dalam empat minggu terakhir menyatakan masih ada kabupaten/kota dengan kasus aktif di atas 1.000 kasus. Namun perkembangannya membaik karena jumlah kabupaten/kota dengan kasus aktif di atas 1.000 menurun. Dari 12 kabupaten/kota pada 18 Oktober 2020 menjadi 9 kabupaten/kota pada 15 November 2020.
"Ini merupakan capaian yang sangat positif. Kami ucapkan terima kasih atas jerih payah kita semua yang sudah bergotong royong terus menekan laju penularan. Namun tetap saya ingatkan, jangan sampai capaian ini membuat kita lengah," ucap Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito, Kamis (26/11/2020), saat memberi keterangan pers perkembangan penanganan Covid-19 di Kantor Presiden, yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.
Sembilan kabupaten/kota yang dimaksud yaitu Kota Jayapura sebanyak 2.445 kasus, Kota Bekasi sebanyak 2.000 kasus, Jakarta Timur sebanyak 1.558 kasus, Kota Padang sebanyak 1.524 kasus, Jakarta Selatan sebanyak 1.309 kasus, Bekasi sebanyak 1.252 kasus, Jakarta Barat 1.134 kasus, Kota Depok 1.096 kasus, dan Kota Pekanbaru 1.036 kasus.
Menurutnya pemerintah daerah harus tetap melakukan pengawasan, sosialisasi, penegakan disiplin, dan pemberian sanksi bagi masyarakat yang abai terhadap protokol kesehatan. Karena kolaborasi pemerintah dan masyarakat merupakan kunci utama dalam menekan kasus aktif di tingkat nasional.
"Kita harapkan jumlah kabupaten/kota dengan kasus aktif di atas 1.000, semakin menurun. Sehingga dapat berkontribusi terhadap penurunan kasus positif di tingkat nasional," ujar Wiku.
Editor: Rizal Bomantama