Jusuf Kalla Inisiasi Gerakan Semprot Disinfektan 10.000 Masjid untuk Antisipasi Korona

Sindonews, Irfan Ma'ruf ยท Jumat, 13 Maret 2020 - 11:06 WIB
Jusuf Kalla Inisiasi Gerakan Semprot Disinfektan 10.000 Masjid untuk Antisipasi Korona

Ketua Umum DMI Jusuf Kalla (berkemeja putih) tengah memberikan sambutan kick off (permulaan) Gerakan Semprot Disinfektan 10.000 Masjid di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (13/3/2020). (Foto-foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id – Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI), Jusuf Kalla (JK), hari ini menyaksikan langsung kick off (permulaan) Gerakan Semprot Disinfektan 10.000 Masjid. Kegiatan yang bertujuan untuk mengantisipasi penyebaran virus korona (COVID-19) di rumah ibadah itu berlangsung di Masjid Jami al-Munawwar, Pancoran, Jakarta Selatan, pagi tadi.

Penyemprotan cairan disinfektan yang diinisiasi Wakil Presiden RI 2004-2009 dan 2014-2019 itu juga untuk menjaga kebersihan masjid dan melindungi jamaah agar terhindar dari penyebaran virus korona. JK mengatakan, penyebaran virus itu paling banyak terjadi di tempat-tempat keramaian, seperti sekolah, mal, musala, dan masjid lantaran selalu ramai dikunjungi masyarakat.

Maka itu, DMI pun melakukan penyemprotan disinfektan di masjid dan musala. “Tugas DMI mendorong masyarakat menjaga kebersihan, khususnya di masjid. Kita pakai karbol dan untuk karpet kita pakai disinfektan,” kata JK pada wartawan di lokasi, Jumat (13/3/2020).

Dia menuturkan, pada hari ini ada 10 masjid yang dilakukan penyemprotan disinfektan guna menjaga kebersihan rumah ibadah umat Islam, khususnya mencegah penyebaran bibit penyakit seperti virus korona yang saat ini tengah menghebohkan dunia. Adapun targetnya, DMI bakal melakukan bersih-bersih musala dan masjid yang ada di seluruh Indonesia ini.

“Di Indonesia ada sebanyak 900.000 musala dan 300.000 masjid. Per hari kami akan lakukan penyemprotan disinfektan 10 masjid minimum, ke depan kita targetkan per hari 30 masjid,” tuturnya.

Aksi bersih-bersih masjid, menurut Jusuf Kalla, tak hanya dilakukan di Indonesia. Di Masjidil Haram, Arab Saudi, pun dilakukan sterilisasi dan penutupan sementara. Maka itu, DMI pun meminta pula pada semua pengurus masjid di Indonesia untuk rajin melakukan bersih-bersih guna mencegah penyebaran virus, khususnya virus korona.

“Kami siapkan 2 juta botol karbol untuk se-Indonesia, sedangkan disinfektan ada puluhan tim kami siapkan dari sejumlah perusahaan,” tutur JK.

Editor : Ahmad Islamy Jamil