Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Timnas Indonesia Dipastikan Lawan Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026
Advertisement . Scroll to see content

Kalau Gongnya Hanya Sandi yang Muncul, Enggak Seru Pertempurannya

Jumat, 14 September 2018 - 22:50:00 WIB
Kalau Gongnya Hanya Sandi yang Muncul, Enggak Seru Pertempurannya
Juru Bicara Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Maruf, Arya Mahendra Sinulingga. (Foto: iNews.id/felldy Utama).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Kontestasi Pilpres 2019 mempertemukan dua pasangan calon, Joko Widodo-Ma’ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno. Meski belum ditetapkan resmi oleh KPU, hawa persaingan mulai tajam.

Presiden Jokowi yang merupakan capres petahana, bersama Kiai Ma’ruf tak luput dari kritik dan ‘serangan’. Berbagai isu dijadikan amunisi oleh lawan, mulai tayangan iklan kinerja pemerintah di bioskop hingga usulan debat menggunakan Bahasa Inggris.

Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, Arya Mahendra Sinulingga melihat persaingan antara Jokowi-Ma’ruf dengan Prabowo-Sandi saat ini sebenarnya baru sebatas riak-riak kecil. Dia juga melihat kritikan tentang iklan kinerja Jokowi yang terus dilancarkan kubu Prabowo-Sandi sebagai candaan belaka.

Bagaimana sebenarnya TKN Jokowi-Ma’ruf merespons sejumlah kritikan itu? Apa strategi mereka untuk memenangkan Pilpres 2019? Berikut petikan wawancara dengan Arya Sinulingga di kantor TKN, Gedung High End, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (14/9/2018):

Bagaimana Anda melihat isu-isu yang berkembang saat ini?
Saya melihat bahwa pertempurannya cuma kecil. Jadi belum menunjukkan pertempuran sebenarnya. Tapi mungkin, mungkin, setelah tanggal 23 (masa kampanye dimulai), mungkin muncul. Tapi saya melihat hanya riak-riak saja. Jadi, belum ada isu yang cukup kuat seperti program-program atau apa, belum juga. Di sisi lain saya lihat ini (justru) yang diributkan ayo debat Bahasa Inggris, enggak substansi gitu loh.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut