Kalau Gongnya Hanya Sandi yang Muncul, Enggak Seru Pertempurannya
Berarti iklan tersebut tidak menyimpang?
Semua yang diomongkan Pak Jokowi kan karya-karya pemerintah. Artinya, APBN dipakai untuk apa saja, semua yang berkaitan dengan anggaran-anggaran itu apa saja? Hasilnya ini lho, kerjanya Pak Jokowi ini lho, kan gitu. Jadi saya liat enggak (menyimpang), enggak sejauh itu. Justru semua lembaga pasti punya yang namanya sosialisasi.
Beberapa hari terakhir riak-riak mahasiswa mulai bermunculan. Bagaimana tim kampanye Jokowi-Ma’ruf menghadapinya?
Kita lihat bahwa ini riak-riak masih dalam korwil-korwil demonstrasinya. Aksi, silakan. Sekalian saja lah (bilang) mahasiswa pro-Prabowo, gitu kan enak. Ini dikemas dengan idealismenya. Enggak apa-apa, ini kan sah-sah saja. Mau aksi boleh-boleh saja, cuma ditambah embel-embel mahasiswa pro-Prabowo gitu kan, selow. Mahasiswa boleh kok berpolitik, siapa yang melarang? Emak-emak berpolitik tapi bikin tuh emak-emak pro-Prabowo. Kan enak, enggak ada masalah, santai aja. Dan itu kita anggap riak-riak.
Tapi seperti yang saya sampaikan tadi, Pak Prabowo-nya kemana? Itu yang saya tunggu-tunggu terus nih. Kita belum ketemu lawan yang seimbang gitu. Jadi mungkin Pak Prabowo punya strategi sendiri, kita akan lihat. Tapi yang ini (isu-isu belakangan ini) masih kita anggap bercanda semua.
Kalau begitu sejauh ini persaingan pilpres masih tahap wajar?
Tahap wajar saja.
Tentang kelompok-kelompok yang menyampaikan pendapat?
Menyampaikan pendapat silakan, mau aksi kan dilindungi oleh undang-undang asal tidak pakai kekerasan, biasa aja. Batas-batasnya jelas kok. Kita masih dalam negara demokrasi dan saya rasa, kita menjaga semua.
Kembali lagi, kalau Prabowo belum ada dan yang muncul terus Sandi, artinya cukup Erick Thohir saja yang menghadapi?
Wah kalau gongnya yang muncul Sandi doang ya nanti enggak seru pertempurannya. Enggak asyik pemilunya. Nanti kita ketawa-ketawa saja. Nanti bisa jauh menangnya Pak Jokowi, jauh banget.
Editor: Zen Teguh