Kampanye Akbar di Kota Serang, Jokowi Ajak Pilih Baju Putih 17 April

Felldy Utama ยท Minggu, 24 Maret 2019 - 20:06 WIB
Kampanye Akbar di Kota Serang, Jokowi Ajak Pilih Baju Putih 17 April

Jokowi saat berkampanye di Stadion Maulana Yusuf Ciceri, Kota Serang, Banten, Minggu (24/3/2019). (Foto: iNews.id/Felldy Utama)

SERANG, iNews.id - Calon presiden (capres) nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) menghadiri kampanye akbar yang digelar Kota Serang, Banten. Saat memberikan orasi politiknya, Jokowi mengajak masyarakat Banten untuk turut berpartisipasi pada 17 April 2019 mendatang.

"Saya titip, ingat bahwa Hari Rabu tanggal 17 April, jangan lupa ajak teman-teman kita, saudara-saudara kita untuk memilih yang baju putih. Pilih yang bajunya putih, saya ulang pilih yang baju putih karena putih adalah kita," kata Jokowi di Stadion Maulana Yusuf Ciceri, Kota Serang, Banten, Minggu (24/3/2019).

BACA JUGA:

Jokowi Kembali Minta Ribuan Pendukungnya Perangi Hoaks di Pilpres 2019

Kampanye Terbuka Jokowi di Serang, Ketum Perindo HT Jalan Kaki 3,5 Km

TKN: Pembangunan di Banten Pesat Selama Kepemimpinan Jokowi

Mendengar ajakan itu, ribuan massa yang hadir dalam acara kampanye akbar tersebut serentak menjawab dengan teriakan 'Menang' sambil mengibarkan bendera merah putih hingga partai politik koalisi pendukung pasangan calon (paslon) nomor urut 01 tersebut.

Turut hadir para pimpinan partai politik Koalisi Indonesia Kerja (KIK) seperti Ketua umum DPP Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo, Ketua umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto, Plt Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa, Ketua umum PSI Grace Natalie dan Ketua umum PKPI Diaz Hendropiyono.

Tak hanya itu turut hadir Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, Sekjen Perindo Ahmad Rofiq, Sekjen PKB Hanif Dhakiri, Sekjen PSI Raja Juli Antoni. Selain itu juga hadir Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Jokowi didampingi para tokoh tersebut juga melakukan simulasi pencoblosan kertas surat suara pemilihan presiden (Pilpres) 2019. Mantan Wali Kota Solo itu turut mempraktikkan mencoblos surat suara tersebut sebagai simbolisasi.


Editor : Djibril Muhammad