Kampanye Januari 2019, Ma'ruf 1.000 Persen Yakin Elektabilitasnya Naik

Aditya Pratama ยท Sabtu, 08 Desember 2018 - 15:56 WIB
Kampanye Januari 2019, Ma'ruf 1.000 Persen Yakin Elektabilitasnya Naik

Cawapres nomor urut 01 Ma'ruf Amin 1.000 persen meyakini elektabilitasnya akan naik pada kampanye Januari 2019.

JAKARTA, iNews.id - Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 01 KH Ma'ruf Amin mengakui dirinya sampai saat ini belum melakukan kampanye. Namun tetap melaksanakan silaturahmi dengan berbagai pihak di kediamannya sembari memulihkan kondisinya yang belum fit.

Ma'ruf mengatakan dirinya yakin bahwa elektabilitasnya bersama calon presiden (capres), Jokowi akan terus meningkat sampai menjelang pelaksanaan pemilihan presiden (Pilpres) 2019 mendatang.

"Sangat sangat yakin. 1000 persen (yakin)," ujar Ma'ruf di kediamannya Jalan Situbondo nomor 12, Jakarta Pusat, Sabtu (8/12/2018).

BACA JUGA: Ma'ruf Amin Ajak Santri Dengungkan Jokowi Bukan PKI

Ketua Umum Majelis Ulama (MUI) ini menyampaikan, akan melakukan kampanye pada Januari 2019. Hal serupa telah pernah disampaikan Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf, Erick Thohir.

"Jadi sudah paham betul. Jadi sebenarnya start kampanyenya saja nanti. Tapi komunikasinya sudah bertahun-tahun. Makanya saya yakin elektabilitas bakal naik," ucapnya.

Cawapres nomor urut 01, Ma'ruf Amin, sampai saat ini belum terlalu menunjukkan pergerakan kampanyenya untuk Pilpres 2019. Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Erick Thohir, pun menyikapi dengan santai kondisi tersebut.

Bahkan, dia mengatakan, jika Ma’ruf sudah bergerak melakukan kampanye, bisa membahayakan elektabilitas pesaing pasangan petahana. Erick pun tidak mempermasalahkan Ma’ruf yang saat ini lebih memilih banyak menerima tamu di kediamannya, Jalan Situbondo Nomor 12 Menteng, Jakarta Pusat, di samping bersilaturahmi ke berbagai pondok pesantren.

"Beliau kunjungan itu silaturahmi sebagai kiai besar. Belum kampanye beliau, biarkan Abah (sapaan Erick kepada Ma'ruf) silaturahmi dulu. Setelah itu beliau akan kampanye," kata Erick di Jakarta, Jumat (7/12/2018).


Editor : Djibril Muhammad