Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : China Klaim Warganya Jadi Target Pembunuhan dan Diskriminasi di Jepang
Advertisement . Scroll to see content

Kapal Ikan China Tepergok di Laut Natuna Tak Ditangkap Bakamla, Kenapa?

Minggu, 23 Agustus 2020 - 23:25:00 WIB
Kapal Ikan China Tepergok di Laut Natuna Tak Ditangkap Bakamla, Kenapa?
Bakamla membantu kapal ikan asal China yang mati mesin di Perairan Natuna Utara, Kepri, Minggu (23/8/2020). (Foto: ilustrasi/iNews.id).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kapal Nasional (KN) Pulau Dana-323 milik Badan Keamanan Laut (Bakamla) mendatangi kapal ikan China yang mogok di Laut Natuna Utara. Bakamla tidak menangkap kapal itu dan justru membantunya.

Kabag Humas dan Protokol Bakamla Kolonel Wisnu Pramandita menuturkan, KN Dana-323 bergerak ke Perairan Natuna Utara setelah mendapatkan laporan Kantor Pusat Informasi Marabahaya Laut (KPIML) Bakamla. Berdasarkan pemantauan maritime diketahui ada kapal ikan asing (KIA) asal China yang lego jangkar di wilayah Perairan Natuna Utara, kemarin.

“Mendapati informasi tersebut Komandan KN Pulau Dana - 323 Letkol Bakamla Hananto Widhi mengarahkan kapal untuk mendekat ke titik koordinat keberadaan kapal. Setiba di lokasi, beberapa personel dikerahkan untuk melakukan visit board search and seizure (VBSS),” ujarnya melalui keterangan tertulis, Minggu (23/8/2020).

Dari pemeriksaan awal, kapal ikan China dengan nama lambung berinisial FYYL 009 mengalami kerusakan mesin di salah satu silindernya. Kapal tersebut tidak terbukti melakukan pelanggaran perikanan dan pelayaran.

Karena itu, kata Wisnu, kapal tidak ditangkap maupun dilakukan penahanan. Kapal berpendorong tunggal tersebut diberikan kesempatan untuk memperbaiki kerusakan hingga pukul 18.00 WIB.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut